PDIP Buka Peluang Koalisi dengan 5 Partai Ini, Dengan NasDem Masih Pikir-pikir

Reporter

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Acara Penutupan Rakor Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Indonesia di Sekolah Partai PDIP, Lentengagung, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Juni 2022. TEMPO/Rahma Dwi Safitri

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka peluang berkoalisi dengan lima partai di Pemilihan Presiden 2024, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut lima partai tersebut memiliki kedekatan historis dan basis pemilih dengan partai banteng.

"Dengan PAN misalnya karena kan basisnya Muhammadiyah, kemudian dengan PKB, PPP, Golkar, Gerindra," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Kamis, 23 Juni 2022.

Sementara saat ditanya peluang bekerjasama dengan Partai NasDem, Hasto enggan menjawab lugas.

"Kami kan dengan NasDem bekerjasama sejak 2014 mendukung pemerintahan Pak Jokowi. Kalau untuk 2024 kan masing-masing punya strategi. Nanti tiga sampai empat bulan sebelum pencapresan baru dikerucutkan (mitra koalisi)," tuturnya.

Ia hanya memastikan PDIP tidak akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  "Kalau dengan PKS, tidak," ujar Hasto.

Selain dengan PKS, Hasto juga mengaku partainya sulit bekerjasama dengan Partai Demokrat.

"Koalisi itu kan harus melihat emotional bonding pemilih PDIP, wong cilik tidak suka segala bentuk kamuflase politik, mereka ingin yang bicara dengan bahasa rakyat. Kalau saya pribadi, sebagai Sekjen, memang tidak mudah untuk bekerjasama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan itu," ujar Hasto.

Megawati dan Surya Paloh Saling Sindir 

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh baru-baru ini saling sindir soal partai sombong.

Selanjutnya: Di rakernas, Megawati jawab soal partai sombong...






Survei LSI Denny JA Beberkan Alasan Poros Ketiga Tak Kunjung Terbentuk

10 jam lalu

Survei LSI Denny JA Beberkan Alasan Poros Ketiga Tak Kunjung Terbentuk

Dalam rilis survei terbarunya, LSI Denny JA menyebut poros ketiga menjelang Pilpres 2024 hingga kini belum terbentuk karena masih terlihat rumit.


Tiket Pilpres 2024, LSI Sebut Baru PDIP dan KIB yang Punya

13 jam lalu

Tiket Pilpres 2024, LSI Sebut Baru PDIP dan KIB yang Punya

LSI menyatakan sampai saat ini hanya dua poros utama yang telah memiliki 'tiket pilpres' atau mengusung pasangan capres - cawapres di Pemilu 2024


Pengamat Politik Anggap Sekarang Waktu yang Tepat untuk Buat Koalisi Baru

17 jam lalu

Pengamat Politik Anggap Sekarang Waktu yang Tepat untuk Buat Koalisi Baru

Pengamat menganggap tidak perlu berlama-lama menunggu deklarasi koalisi poros baru. Momentum saat ini untuk berkoalisi jangan sampai terlambat.


Sidang Praperadilan Mardani H Maming Vs KPK Digelar Mulai 12 Juli 2022

1 hari lalu

Sidang Praperadilan Mardani H Maming Vs KPK Digelar Mulai 12 Juli 2022

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan jadwal sidang praperadilan Mardani H Maming yang menggugat penetapannya sebagai tersangka oleh KPK.


Menanti Poros Ketiga Pilpres 2024, Penantang Dominasi PDIP

1 hari lalu

Menanti Poros Ketiga Pilpres 2024, Penantang Dominasi PDIP

Poros Ketiga Pilpres 2024 diprediksi akan dibentuk oleh Partai NasDem, PKS dan Partai Demokrat. Ketiganya memiliki visi yang sama.


Soal Keputusan Koalisi, Demokrat Ingin Serap Aspirasi Kader dan Respons Publik

2 hari lalu

Soal Keputusan Koalisi, Demokrat Ingin Serap Aspirasi Kader dan Respons Publik

Demokrat sudah memiliki skema koalisi untuk Pemilu 2024. Ada agenda pertemuan terbuka lanjutan, namun jadwal masih dirahasiakan.


Pengamat Melihat NasDem, Demokrat, PKS Punya Keinginan Sama Lawan Dominasi PDIP di Pilpres

2 hari lalu

Pengamat Melihat NasDem, Demokrat, PKS Punya Keinginan Sama Lawan Dominasi PDIP di Pilpres

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai NasDem, PKS, dan Demokrat memiliki kesamaan kepentingan untuk berkoalisi.


Pengamat: Koalisi Gerindra-PKB Cuma Berdua jika Dikunci Prabowo Capres-Cak Imin Cawapres

2 hari lalu

Pengamat: Koalisi Gerindra-PKB Cuma Berdua jika Dikunci Prabowo Capres-Cak Imin Cawapres

Pengamat politik Ujang Komarudin melihat kecil kemungkinan partai lain masuk bila Gerindra-PKB sudah mengunci Prabowo capres dan Cak Imin cawapres.


Gaduh Penutupan Holywings, Ekonom: Pisahkan Masalah Izin dan Urusan Etika Usaha

2 hari lalu

Gaduh Penutupan Holywings, Ekonom: Pisahkan Masalah Izin dan Urusan Etika Usaha

Ekonom meminta kasus penutupan Holywings mengatakan izin usaha memang tidak mudah meski pemerintah berupaya memudahkannya.


Puan Maharani Diminta Megawati Rajin Keliling Daerah

2 hari lalu

Puan Maharani Diminta Megawati Rajin Keliling Daerah

Puan menyebut, ia menggantikan kebiasaan Megawati agar tidak lagi berkeliling, karena kondisi sang ibu sudah tidak memungkinkan untuk aktif ke bawah.