Senin, 17 Desember 2018

Hamzah Haz: Ide Penutupan Pesantren Ngruki Tidak Usah Dipolemikkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Hamzah Haz meminta ide untuk menutup Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo, tidak usah dipolemikkan. "Kita serahkanlah pada peraturan yang berlaku. Kan kita ada Menteri Pendidikan Nasional, Departemen Agama. Bilamana ada perguruan yang tidak memenuhi syarat tentu saja akan dibubarkan," kata Hamzah usai ditemui wartawan usai salat Jumat di Masjid Jami Al-Ikhlash, Jalan Kayu Manis VI, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (3/1). Pemerintah, lanjut Hamzah, tidak akan semena-mena mengambil keputusan sebelum melalui proses penyelidikan. Oleh karena itu, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini meminta masyarakat tidak resah. "Kalau memang benar, tidak perlu takut soal itu. Asal memenuhi standar dari ketentuan-ketentuan pemerintah yang tercermin dari departemen pendidikan dan departemen agama," papar dia. Ide untuk menutup pesantren Ngruki ini awalnya dilontarkan Kepala Polda Jawa Tengah, Irjen Pol. Didi Widayadi, 31 Desember tahun lalu. Waktu itu Widayadi meminta pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Majelis Ulama Indonesia, dan Departemen Agama menertibkan pesantren pimpinan Abu Bakar Ba'asyir itu. Alasannya, karena Ba'asyir diindikasikan terlibat Jamaah Islamiyah. PBB memasukkan Jamaah Islamiyah sebagai kelompok teroris. (Deddy Sinaga-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".