Duit Indra Kenz Kabur ke Luar Negeri, Bareskrim Dalami Pelakunya

Reporter

Editor

Amirullah

Polisi menunjukan barang bukti kasus Binomo dengan tersangka Indra Kenz. Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 25 Maret 2022. Total aset yang disita senilai 55 Miliar, berupa Handphone, jam tangan, mobil Ferrary,Tesla, bangunan 6 unit, uang kurang lebih 1,3 Miliar dan mengamankan 28 Miliar di Cripto luar negri, kemungkinan akan terus bertambah. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri masih berusaha mendalami dalang atau pelaku yang memainkan dana milik Indra Kenz. Meski afiliator kasus Binomo tersebut sudah ditahan polisi, namun miliaran uang dia masih mengalir ke luar negeri. 

"Ini yang masih kami dalami terus," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Kombes Candra Sukma Kumara saat dihubungi, Senin, 11 April 2022. 

Candra juga belum bisa memastikan apakah para tersangka baru di lingkaran keluarga Indra yang baru ditetapkan itu yang menggerakkan dananya. Namun, dia menekankan, pacar dan adik dari Indra Kenz, yaitu Vanessa Khong dan Nathania Kesuma, serta ayah dari Vanessa, Rudiyanto Pei, dijadikan tersangka karena terindikasi menikmati aliran dana dari Indra.

"Mereka menerima aliran dana dari IK, dan kamk kenakan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) nya," ujar Candra. 

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mendapati uang kripto milik tersangka investasi bodong Binomo, Indra Kenz bernilai puluhan miliar rupiah ditransfer ke luar negeri. Pemindahan uang digital itu terjadi saat Indra sudah mendekam di Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal Polri. 

“Transaksi terjadi saat dia ditahan, siapa yang mengoperasikan?” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana pada Jumat, 8 April 2022. 

Pemindahan koin digital milik pria berusia 25 tahun itu terjadi sejak Selasa, 5 April 2022 pukul 20.00 WIB hingga Rabu dini hari, 6 April 2022. Indra sudah resmi ditahan sejak 25 Februari 2022. 

Indra diketahui memiliki 11 dompet digital yang menampung Bitcoin, Ethereum dan BillionHappyness dengan nilai Rp 57,44 miliar. Dompet itu terdaftar di situs jual-beli kripto Indodax. 

Meski sudah diblokir, namun akun tersebut ternyata tetap aktif. Sebanyak 42,6 Bitcoin atau setara Rp 26,6 miliar milik Indra berpindah akun pada Rabu, 5 April 2022. Setengah jam kemudian, sebanyak 39 Bitcoin mengalir ke luar negeri. Secara keseluruhan, semua uang kripto itu berpindah ke lima dompet baru. Nilai totalnya mencapi Rp 80,7 miliar. 

PPATK tak bisa memastikan pihak yang mentransfer uang digital Crazy Rich Medan itu ke luar negeri. “Bisa dia sendiri, bisa juga orang lain yang melakukannya,” kata Ivan. Kunci pribadi akun kripto biasanya tersimpan di telepon seluler pemiliknya. Transaksi tak bisa dilakukan tanpa akses ke kunci tersebut. Indra semestinya tidak memegang ponsel karena berada di tahanan. 

Tak mau kecolongan lagi, PPATK kembali menelusuri aset kripto milik Indra. PPATK menemukan uang digital Indra di akun yang menggunakan nama adiknya. Jumlahnya mencapai Rp 38 miliar. PPATK langsung memblokir akun tersebut. 

Pemindahan uang kripto ini membuat PPATK semakin yakin bahwa Indra Kenz diduga melakukan pencucian uang. Indra, kata Ivan, seharusnya tak perlu khawatir jika kripto tersebut didapat dari sumber yang sah. Pemindahan aset kripto diduga dilakukan untuk mengelabui aparat.






Tipu Investor Rp 59 T, Ratu Kripto Ini Jadi Buronan Paling Dicari FBI

12 jam lalu

Tipu Investor Rp 59 T, Ratu Kripto Ini Jadi Buronan Paling Dicari FBI

Perempuan yang dijuluki ratu kripto, menjadi buron FBI yang paling dicari. Dia diduga membawa kabur dana nasabah Rp 59 triliun.


Mahfud MD Tegaskan Tak Akan Hentikan Kasus KSP Indosurya

2 hari lalu

Mahfud MD Tegaskan Tak Akan Hentikan Kasus KSP Indosurya

Mahfud MD, menegaskan penanganan kasus penipuan investasi KSP Indosurya tidak akan dihentikan penegak hukum.


Bareskrim Bakal Tangkap Lagi Dua Tersangka Kasus Indosurya yang Sudah Bebas

3 hari lalu

Bareskrim Bakal Tangkap Lagi Dua Tersangka Kasus Indosurya yang Sudah Bebas

Untuk mempercepat penyelesaian kasus, Agus meminta semua korban dugaan penipuan investasi KSP Indosurya Cipta untuk membuat laporan ke Bareskrim.


Bareskrim Ancam Tahan Lagi Tersangka Kasus KSP Indosurya

3 hari lalu

Bareskrim Ancam Tahan Lagi Tersangka Kasus KSP Indosurya

Bareskrim Polri berupaya melakukan penahanan untuk kedua tersangka kasus KSP Indosurya dengan laporan lain.


Bos KSP Indosurya Dibebaskan, Polisi: Penyidikan Masih Dilakukan

3 hari lalu

Bos KSP Indosurya Dibebaskan, Polisi: Penyidikan Masih Dilakukan

Polisi ungkap pembebasan tersangka kasus KSP Indosurya Henry Surya karena masa tahanannya telah habis.


WNA Estonia Tesangka Kasus Skimming Terancam 20 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 M

3 hari lalu

WNA Estonia Tesangka Kasus Skimming Terancam 20 Tahun Penjara dan Denda Rp 10 M

Warga Estonia itu diterbangkan ke Jakarta dan diberikan arahan untuk melakukan skimming atas perintah dua DPO yang berinisial MARK dan Lady Brown.


Eksklusif, BPN Kab Bogor: Bukan Cuma Jokowi yang Kecolongan soal Tanah

3 hari lalu

Eksklusif, BPN Kab Bogor: Bukan Cuma Jokowi yang Kecolongan soal Tanah

Warga Jasinga, Kabupaten Bogor resah tanah yang dibagikan Jokowi masuk dalam objek sitaan tim satgas BLBI. Ini penjelasan Kepala BPN Kabupaten Bogor


Kejaksaan Minta Bareskrim Lengkapi Data Kerugian Korban Koperasi Indosurya

5 hari lalu

Kejaksaan Minta Bareskrim Lengkapi Data Kerugian Korban Koperasi Indosurya

Syarat yang diminta salah satunya adalah mengenai jumlah korban dan total kerugian para korban Koperasi Indosurya.


Bos Indosurya Dibebaskan, IPW Desak Mahfud Md Turun Tangan

5 hari lalu

Bos Indosurya Dibebaskan, IPW Desak Mahfud Md Turun Tangan

Bos Indosurya Henry Surya bebas dari Rutan Bareskrim Polri pada Jumat malam, 24 Juni 2022. Berkas perkaranya belum rampung, masa penahanannya habis.


Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

5 hari lalu

Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

Bos KSP Indosurya Henry Surya dikeluarkan dari sel. Masa penahanannya habis, sementara berkas perkara belum rampung.