Bahar bin Smith Ditahan di Rutan Polda Jawa Barat

Reporter

Usai mendapat asimilasi pada Sabtu, 16 Mei 2020, Bahar bin Smith harus rela dijebloskan kembali ke dalam penjara pada tiga hari setelahnya, yaitu 19 Mei 2020. Ia disebut melanggar asimilasi karena menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah. Bahar juga melanggar aturan PSBB karena telah mengumpulkan massa dalam pelaksanaan ceramahnya. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Ibrahim Tompo memastikan Bahar bin Smith telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Jawa Barat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ia mengatakan Bahar Smith ditahan sejak Senin malam 3 Januari 2022 usai menjalani pemeriksaan hingga pukul 21.00 WIB. Bahar ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti kasus penyebaran hoaks tersebut.

"Ya jadi BS ditahan di Rutan Mapolda Jabar, sekarang sudah berada di dalam sel," katanya, di Bandung, Selasa 4 Januari 2022.

Adapun sebelum proses penahanan, menurutnya, Bahar Smith telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes antigen.

"Memang diawali dengan pemeriksaan kesehatan. dari pemeriksaan kesehatan kondisinya cukup sehat," kata dia.

Selama ditahan, menurut dia, ke depan akan menjalani pemeriksaan untuk dapat melengkapi penyidikan setelah kepolisian melakukan gelar perkara.

"Masih ada rangkaian kelengkapan keterangan-keterangan dan kelengkapan administrasi penyidikan yang harus diselesaikan, dan harus diperiksa untuk keterangan tambahan," katanya.

Pada penetapan tersangka itu, Bahar Smith dijerat dengan Pasal 14 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 KUHP, dan atau Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45a UU ITE jo Pasal 55 KUHP.

Ia mengatakan proses hukum terhadap Bahar bermula dari adanya Laporan Kepolisian Bernomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021.

Bahar bin Smith dilaporkan oleh seseorang berinisial TNA akibat adanya dugaan penyebaran informasi bohong (hoaks) saat mengisi ceramah di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 11 Desember 2021.

Baca: Ancaman Hukuman Bahar bin Smith 5 Tahun Bui, Polda Jabar Lakukan Penahanan






Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

1 hari lalu

Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

Kapolres Bekasi meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada dengan maraknya isu penculikan anak.


Pengemudi Audi A8 Dituding Tabrak Selvi Amalia Nuraeni, Pengacaranya Sebut Polisi Sewenang-Wenang

1 hari lalu

Pengemudi Audi A8 Dituding Tabrak Selvi Amalia Nuraeni, Pengacaranya Sebut Polisi Sewenang-Wenang

Pengacara pengemudi mobil Audi A8 yang menabrak Selvi Amalia Nuraeni menyatakan polisi menetapkan kleinnye sebagai tersangka tanpa prosedur yang benar


Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

3 hari lalu

Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

Emak-emak di Depok diresahkan dengan maraknya isu penculikan yang merebak melalui group media sosial WhatsApp


CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

3 hari lalu

CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

Belakangan, ChatGPT membawa konsekuensi yang membuat banyak pihak jadi khawatir.


Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

3 hari lalu

Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

Polsek Cibinong mengimbau orang tua segera melapor ke polisi jika melihat penculikan anak


Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

5 hari lalu

Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

Halimah merupakan salah satu korban pembunuhan berantai dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki yang juga dikenal sebagai Wowon Serial Killer.


CekFakta #192 Ketika Hoaks Bersembunyi di Balik Iklan Konten Bersponsor

10 hari lalu

CekFakta #192 Ketika Hoaks Bersembunyi di Balik Iklan Konten Bersponsor

Benarkah iklan sengaja bercerita dalam bentuk hoaks?


Yaqut Cholil Qoumas Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Agama Sebagai Alat Kepentingan Politik

16 hari lalu

Yaqut Cholil Qoumas Ingatkan Masyarakat Tidak Gunakan Agama Sebagai Alat Kepentingan Politik

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat, tokoh agama, dan pemuda terus merawat kerukunan, menghargai perbedaan, dan menghindari perpecahan.


CekFakta #191 Ad Hominem: Malah Menyerang Orangnya, Bukan Pesannya

17 hari lalu

CekFakta #191 Ad Hominem: Malah Menyerang Orangnya, Bukan Pesannya

Di dunia maya, kita kerap menemukan perdebatan tentang banyak hal di antara warganet


Taati Kapolri, Kapolres Bismo Teguh Gagas Polisi Penolong: Reserse, Lantas, Sabhara & Intel Harus Menolong

19 hari lalu

Taati Kapolri, Kapolres Bismo Teguh Gagas Polisi Penolong: Reserse, Lantas, Sabhara & Intel Harus Menolong

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menggagas Program Polisi Penolong di wilayah hukum Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat.