Enggan Tanggapi Protes Cina Soal Laut Natuna, Kemenlu: Tak Cukup Informasi

Reporter

KRI Diponegoro-365 dan KRI Malahayati-362 melakukan manuver dalam Photoex Latma Eagle Indopura 2021 di perairan Batam, Selat Singapura dan Laut Natuna, Kamis, 16 September 2021. Latihan ini digelar tak lama setelah isu kehadiran kapal perang Cina di Laut Natuna. Instagram/Koarmada2

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Luar Negeri mengaku tidak bisa berkomentar ihwal pemberitaan yang menyebutkan adanya protes dari pemerintah Cina kepada pemerintah Indonesia. Protes itu terkait dengan permintaan Cina agar Indonesia menghentikan pengeboran minyak dan gas alam di Laut Natuna Utara yang diklaim Cina masih masuk sebagai bagian wilayah mereka.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan tidak bisa mengomentari pemberitaan yang menyebutkan hal protes itu. “Karena saya tidak ada cukup informasi rujukan dokumen atau informasi pemberi berita,” kata dia saat dikonfirmasi Tempo, Kamis, 2 Desember 2021.

Teuku Faizasyah menyatakan komunikasi diplomatik bersifat tertutup. Ihwal pengeboran, ia menjelaskan secara faktual proses pengeboran sudah selesai yang dengan sendirinya merupakan perwujudan kedaulatan Indonesia di wilayah itu. Apalagi, pengeboran dilakukan masih di dalam wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Reuters memberitakan bahwa pemerintah Cina mengatakan kepada Indonesia untuk menghentikan pengeboran minyak dan gas alam di Laut Natuna Utara yang Cina klaim bagian wilayah Sembilan Garis Putus-putus atau Nine Dash Line di Laut Cina Selatan awal tahun ini. Permintaan Cina belum pernah terjadi sebelumnya dan pemerintah Indonesia tampaknya sengaja tidak mempublikasikannya ke media karena melihat Cina sebagai mitra dagang terbesar RI.

Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Farhan, mengatakan salah satu surat dari diplomat Cina kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia dengan jelas mengatakan kepada Indonesia untuk menghentikan pengeboran di rig lepas pantai sementara. Alasannya karena kegiatan itu terjadi di wilayah Cina.

“Jawaban kami sangat tegas, bahwa kami tidak akan menghentikan pengeboran karena itu adalah hak kedaulatan kami," kata Farhan kepada Reuters, dikutip 2 Desember 2021 ihwal protes Cina.

Baca juga: Cina Minta RI Hentikan Pengeboran Migas di Laut Natuna dan Protes Garuda Shield

REUTERS | EKA YUDHA SAPUTRA | DIKO OKTARA






Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

10 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Pengiriman Smartphone Cina 2022 Terendah dalam 10 Tahun, Vivo Memimpin

10 jam lalu

Pengiriman Smartphone Cina 2022 Terendah dalam 10 Tahun, Vivo Memimpin

Pasar smartphone Cina mengalami penurunan pengiriman pada 2022 sebesar 14 persen, turun di bawah 300 juta unit untuk pertama kalinya sejak 2013.


Top 3 Dunia: Turki Ingatkan Ancaman Islamofobia Hingga Ancaman Perang AS-Cina

14 jam lalu

Top 3 Dunia: Turki Ingatkan Ancaman Islamofobia Hingga Ancaman Perang AS-Cina

Berita Top 3 Dunia pada Senin 30 Januari 2023 diawali oleh kabar Turki peringatkan warganya soal Islamofobia di Eropa


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Mengenal 12 Shio, Pertama Tikus Terakhir Babi, Shio Kelinci Urutan Berapa?

1 hari lalu

Mengenal 12 Shio, Pertama Tikus Terakhir Babi, Shio Kelinci Urutan Berapa?

Shio dipercaya menggambarkan ramalan hidup seseorang.


Jokowi Pakai Cheongsam Saat Hadiri Imlek Nasional, Pakaian Tradisional Sejak Dinasti Qing

1 hari lalu

Jokowi Pakai Cheongsam Saat Hadiri Imlek Nasional, Pakaian Tradisional Sejak Dinasti Qing

Pakaian Cheongsam Presiden Joko Widodo atau Jokowi menarik perhatian. Jenis pakaian tradisional khas Cina sejak era Dinasti Qing.


Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

1 hari lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

1 hari lalu

Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

Cina dan Amerika Serikat kemungkinan bisa berperang tiga dua tahun lagi, menurut jenderal bintang empat AS. Apa penyebabnya?


Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

2 hari lalu

Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Indonesia belum memaksimalkan potensi ekspor produk halal.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

2 hari lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.