Profil Empat Kandidat Kepala Ibu Kota Baru, Ahok hingga Azwar Anas

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut mengikuti upacara Kemerdekaan RI ke-75 secara virtual dengan mengenakan beskap berwarna cokelat lengkap dengan blangkon senada bermotif garis-garis semu. Instagram/@basukibtp

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut mengikuti upacara Kemerdekaan RI ke-75 secara virtual dengan mengenakan beskap berwarna cokelat lengkap dengan blangkon senada bermotif garis-garis semu. Instagram/@basukibtp

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali membocorkan empat calon untuk menduduki jabatan sebagai ketua Badan Otorita Ibu Kota Baru. Empat nama yang Jokowi sebut beberapa waktu lalu yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Bambang Brodjonegoro, Azwar Anas, dan Tumiyana.

    Kepala Otorita merupakan sebuah jabatan setingkat menteri yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan ibu kota baru dan menjadi hak prerogatif presiden untuk menentukan orang yang menduduki jabatan tersebut.

    Lalu, bagaimana rekam jejak, prestasi, dan kontroversi dari masing-masing calon Kepala Otorita?

    1. Basuki Tjahaja Purnama

    Ahok mulai dikenal luas oleh publik semenjak ia mendampingi Jokowi sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya Ahok adalah Bupati Belitung Timur dan Anggota DPR RI. Ia dikenal publik sebagai politikus yang keras dan tegas dan tidak segan untuk memarahi bawahannya di hadapan umum.

    Namun pada 2017 karier politik BTP harus meredup karena tersandung kasus penistaan agama. Ia saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

    1. Bambang Brodjonegoro

    Bambang Brodjonegoro adalah salah satu akademikus di Indonesia yang mempunyai karier politik cemerlang. Tercatat, ia pernah menduduki tiga jabatan menteri, yaitu Menteri Keuangan (2014-206), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (2016-2019), dan Menteri Riset dan Teknologi (2019-2021).

    Sebagai akademikus, karier Bambang Brodjonegoro cemerlang. Tercatat ia menjadi salah satu guru besar dalam bidang ekonomi yang berusia muda dan pernah meraih penghargaan Madhuri and Jagdish N Sheth International Alumni Award for Exceptional Achievement 2020 dari University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC). Di samping itu, Bambang Brodjonegoro merupakan salah satu akademisi dan juga tokoh politik yang jauh dari kontroversi.

    1. Abdullah Azwar Anas

    Abdullah Azwar Anas adalah mantan Bupati Banyuwangi selama dua periode. Sebelum menjadi bupati, Azwar Anas mengawali karier politiknya dengan menjadi anggota MPR (1999-2004) dan saat itu ia adalah anggota MPR termuda yang dilantik, yaitu saat ia berusia 24 tahun.

    Azwar Anas salah satu tokoh muda Nahdatul Ulama di Banyuwangi dan dikenal bupati yang membawa kemajuan bagi daerah tersebut, khususnya dalam bidang kebudayaan dan pariwisata. Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Banyuwangi pernah dinobatkan sebagai kabupaten terinovatif versi Kementerian Dalam Negeri.

    Namun citra Azwar Anas sempat tercoreng saat ia hendak maju di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Pasalnya di media sosial beredar foto mesum mirip dirinya. Ia pun memutuskan mundur dan batal menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur.

    1. Tumiyana

    Bagi orang-orang yang berkutat di bidang konstruksi, nama Tumiyana sudah tidak asing. Ia merupakan pengusaha asal Indonesia dan pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk , Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan juga Komisaris PT Kereta Cepat Indonesia China.

    Selain terkenal di kalangan BUMN, Tumiyana dikenal memiliki usaha peternakan dan pertanian yang juga sukses. Nama Tumiyana mencuat setelah 2020 lalu, Jokowi menyebutnya sebagai calon Kepala Otorita.

    Keempat nama yang sudah disebutkan oleh Jokowi semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing karena berangkat dari latar belakang yang  berbeda-beda, seperti politikus, akademisi, teknokrat, dan pengusaha. Siapa nanti yang akan menduduki Kepala Otorita Ibu Kota Baru patut ditunggu.

    EIBEN HEIZIER

    Baca juga:

    Promosi Ibu Kota Baru dan Indonesia 2045 di Dubai Expo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)