Robin Pattuju Bantah Ada 8 Orang Dalam KPK di Kasus Azis Syamsuddin

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Terdakwa Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial, meninggalkan gedung KPK setelah mengikuti sidang dakwaan secara virtual dari gedung KPK, Jakarta, Senin, 12 Juli 2021. Ia didakwa telah menyuap penyidik KPK Stepanus Robinson Pattuju Rp1,695 miliar untuk membantu mengurus perkara korupsi jual beli jabatan yang diduga melibatkan Syahrial agar kasusnya tidak naik ke penyidikan. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial, meninggalkan gedung KPK setelah mengikuti sidang dakwaan secara virtual dari gedung KPK, Jakarta, Senin, 12 Juli 2021. Ia didakwa telah menyuap penyidik KPK Stepanus Robinson Pattuju Rp1,695 miliar untuk membantu mengurus perkara korupsi jual beli jabatan yang diduga melibatkan Syahrial agar kasusnya tidak naik ke penyidikan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Stepanus Robin Pattuju membantah dugaan keterlibatan 8 orang dalam KPK berkaitan dengan kasus yang menyeret Azis Syamsuddin. Dia bilang hanya sendirian.

    "Tidak ada lah ya 8 orang, saya sendiri," kata Robin seusai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa, 19 Oktober 2021.

    Robin mengatakan telah membantah adanya 8 orang dalam di KPK dalam persidangan. Dia mengatakan tak pernah menceritakan adanya 8 orang dalam itu ke siapapun. "Saya tidak pernah menceritakan itu," ujar dia.

    Dugaan adanya orang dalam Azis di KPK muncul saat mantan Sekretaris Daerah Tanjungbalai, Yusmada menjadi saksi di persidangan. Dia mengaku mendapatkan informasi itu dari mantan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial.

    KPK berjanji akan menelusuri informasi itu. Saat memeriksa Azis, penyidik juga menanyakan hal tersebut kepada mantan Wakil Ketua DPR itu. Namun, Azis membantah. KPK menyatakan tidak bergantung pada satu saksi dan akan tetap menelusuri dugaan tersebut.

    Baca: KPK Respons Pernyataan Eks Wali Kota Tanjungbalai Soal 'Atasan' Robin Pattuju


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.