Partai Ummat Tak Mempermasalahkan Neno Warisman Mundur dari Kepengurusan

Reporter

Penyanyi Neno Warisman membacakan puisi dalam aksi solidaritas untuk Ahmad Dhani di DPP Gerindra, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2019. Ahmad Dhani saat ini menjalani hukuman penjara 1 tahun 6 bulan sebagai tahanan titipan di Rutan Cipinang. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi tidak mempermasalahkan keluarnya para loyalis Amien Rais dari partai tersebut. "Adapun yang keluar satu atau dua orang, itu hal yang kecil," kata Ridho di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat, Jakarta, Jumat, 8 Oktober 2021.

Sebelumnya dua loyalis Amien Rais sebagai pendiri Partai Ummat mengundurkan diri, yakni Agung Mozin sebagai Wakil Ketua Umum Partai Ummat dan Neno Warisman sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Ummat.

Ridho menuturkan keluarnya dua loyalis itu tidak memengaruhi kinerja partai yang sudah terbangun. Ridho membantah jika keluarnya dua elite partai itu adalah skenario politik untuk membesarkan Partai Ummat. "Mereka benar-benar mengundurkan diri, untuk kembali lagi kami tidak tahu," ujar Ridho.

Menantu Amien Rais tersebut membantah jika keluarnya elite partai itu akibat kepentingan mereka yang tidak terakomodir di Partai Ummat. "Tidak ada perpecahan dan kami tetap solid," ujar dia.

Ridho menuturkan yang menjadi tantangan partai saat ini ialah mengakomodir mereka yang ingin masuk Partai Ummat serta menginginkan posisi strategis. Soal pergantian nama-nama mereka yang telah mengundurkan diri, Ridho menunggu hasil musyawarah partai.

Baca Juga: Neno Warisman hingga Buni Yani Gabung ke Partai Ummat






Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

7 hari lalu

Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

Hari ini, 25 November adalah hari kemerdekaan Suriname dari Belanda. Mengapa dekat Indonesia, meskipun posisinya tak jauh dari Brasil.


Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

12 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Muktamar Muhammadiyah, Dahlan Rais: Pemilihan Calon Anggota PP Via E-Voting Penuhi Azas Luberjur

14 hari lalu

Muktamar Muhammadiyah, Dahlan Rais: Pemilihan Calon Anggota PP Via E-Voting Penuhi Azas Luberjur

Ketua Panlih Muktamar Muhammadiyah, memastikan pelaksanaan pemilihan calon anggota Pengurus Pusat lewat E-Voting penuhi azas Luberjul


Haedar Nashir Tanggapi Pernyataan Amien Rais Minta Muktamirin Tak Pilih Calon yang Keluar Masuk Istana

15 hari lalu

Haedar Nashir Tanggapi Pernyataan Amien Rais Minta Muktamirin Tak Pilih Calon yang Keluar Masuk Istana

Haedar Nashir menanggapi pernyataan Amien Rais yang meminta muktamirin tidak memilih dua nama kandidat yang sering keluar masuk istana


Poros 98 Minta Percayakan ke Partai Politik Tentukan Calon Presiden di Pilpres 2024

15 hari lalu

Poros 98 Minta Percayakan ke Partai Politik Tentukan Calon Presiden di Pilpres 2024

Deklarasi calon presiden yang dilakukan partai politik sebagai jalan masyarakat untuk menentukan calon pemimpin negara pada Pilpres 2024.


Daftar Usulan Dana Hibah Parpol DKI Jakarta: PDIP Rp10 Miliar, PKS Rp6,87 Miliar & PSI Rp3 Miliar

17 hari lalu

Daftar Usulan Dana Hibah Parpol DKI Jakarta: PDIP Rp10 Miliar, PKS Rp6,87 Miliar & PSI Rp3 Miliar

DKI Jakarta mengusulkan dana hibah untuk 10 partai politik di Ibu Kota naik pada tahun 2023, yang dihitung per suara menjadi Rp7.500.


Eddy Soeparno: Muhammadiyah Tak Perlu Berpolitik, Aspirasinya Titipkan ke PAN

17 hari lalu

Eddy Soeparno: Muhammadiyah Tak Perlu Berpolitik, Aspirasinya Titipkan ke PAN

Dari dulu Muhammadiyah tidak perlu ikut dalam partai politik, tidak perlu berpolitik praktis. Aspirasi politik bisa dititipkan ke parpol seperti PAN


DKI Usul Dana Hibah 10 Partai 2023 Naik Jadi Rp 40,88 Miliar, PDIP yang Terbanyak

18 hari lalu

DKI Usul Dana Hibah 10 Partai 2023 Naik Jadi Rp 40,88 Miliar, PDIP yang Terbanyak

Pemberian dana hibah ini mengacu pada jumlah suara yang dimiliki setiap partai politik.


DKI Usulkan Dana Hibah Partai Naik dari Rp 5 ribu Jadi Rp 7.500 per Suara

18 hari lalu

DKI Usulkan Dana Hibah Partai Naik dari Rp 5 ribu Jadi Rp 7.500 per Suara

Pemerintah DKI Jakarta mengusulkan dana hibah 10 partai politik di Ibu Kota naik tahun depan.


Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

20 hari lalu

Relawan Deklarasi Dukungan Capres 2024, Moeldoko: Saya Hormati Inisiatif Mereka

27 relawan organisasi yang tergabung dalam ASM berencana menggelar deklarasi untuk mendukung Moeldoko sebagai Capres 2024