Kapolri Bakal Tarik 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berjalan dengan Ketua Komisi III DPR Herman Hery (kanan) usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berjalan dengan Ketua Komisi III DPR Herman Hery (kanan) usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Beredar informasi bahwa 56 pegawai KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi bakal menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. 

    Hal itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo. "Jumat lalu (23/9), saya telah berkirim surat ke bapak presiden, memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK (tes wawasan kebangsaan) untuk bisa kami tarik, kami rekrut menjadi ASN Polri," ujar dia melalui konferensi pers daring pada Selasa, 28 September 2021. 

    Sigit mengatakan permintaan agar 56 pegawai KPK tak lolos TWK itu guna memenuhi kebutuhan instansinya, khususnya di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri. 

    Jokowi, kata Sigit, pun setuju. "Kami mendapat surat jawaban melalui Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) yang pada prinsipnya beliau setuju 56 pegawai bisa menjadi ASN Polri," kata Kapolri Listyo Sigit.

    Polri, kata Sigit, bakal segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    "Proses sedang berlangsung, mekanisme seperti apa sekarang sedang didiskusikan," ucap Sigit ihwal pegawai KPK yang tak lolos TWK akan ditarik ke Polri. 

    Baca juga: ICW Surati Jokowi, Ingatkan Tak Diam Soal Pemberhentian Pegawai KPK 

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.