Sidang Suap: Cerita Polisi Polres Semarang Kenalkan Robin dengan Azis Syamsuddin

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin bersiap meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021. Nama Azis terseret kasus ini karena diduga menjadi perantara yang mengenalkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan Robin. KPK menduga pertemuan keduanya terjadi di rumah di Azis, pada Oktober 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin bersiap meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021. Nama Azis terseret kasus ini karena diduga menjadi perantara yang mengenalkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan Robin. KPK menduga pertemuan keduanya terjadi di rumah di Azis, pada Oktober 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang Ajun Komisaris Agus Supriyadi menjadi saksi dalam kasus suap bekas penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Agus menceritakan tentang awal mula mengenalkan Robin dengan Azis Syamsuddin yang saat itu menjabat Wakil Ketua DPR. 

    Robin merupakan adik kelas Agus di Akademi Kepolisian. Pada Februari 2020, Agus yang saat itu menjabat Direktorat Cyber Crime Polda Jawa Tengah, mengajak Robin bertemu Azis. Oleh Agus, Azis disebut sebagai saudara.

    "Oh iya (saudaranya itu maksudnya) Pak Azis. Nanti ketemu. Pak Robin gak menolak," kata Agus dalam keterangannya, Senin, 27 September 2021.

    Agus mengajak Robin Pattuju karena sebelumnya Azis pernah bertanya apakah memiliki kenalan penyidik KPK. Agus berkenalan dengan Azis pertama kali saat bertugas di Papua. Keduanya kerap berkomunikasi sejak saat itu.

    "Beliau sempat menanyakan pada Februari 2020, apakah ada teman di KPK? Terus membahas hal lain termasuk keluarga saya. Saya bilang ada (teman di KPK)," kata Agus.

    Agus lantas menghubungi dua penyidik yang merupakan teman satu angkatannya di Akpol. Namun kedua penyidik itu menolak ajakan Agus dengan alasan sibuk. Pilihan Agus kemudian jatuh pada Robin yang saat itu belum lama bertugas di KPK. Ia mengaku tiga kali mengantar Robin bertemu Azis.

    "Dikenalkan pertama itu pada Februari 2020. Pertama bertemu di Denpasar Raya (rumah Azis), kedua di Hang Tuah," kata Agus.

    Agus mengaku pertemuan dengan Azis hampir selalu berlangsung singkat, sekitar 5 - 10 menit. Namun dalam momen itu, politikus Golkar itu memang meminta nomor kontak dari Robin. Agus mengaku tak tahu menahu ihwal percakapan antara Robin dan Azis pasca pertemuan itu.

    Agus juga hadir saat Robin dan Azis bertemu di Guci, Tegal, Jawa Tengah pada April 2020. Saat itu, ia mengatakan mengajak Robin bertemu Azis yang tengah liburan di sana. Namun Agus kembali membantah mengetahui isi pertemuan di antara Azis dan Robin.

    Ia hanya mengaku tahu pertemuan Azis dan Robin pada pagi hari di restoran setempat. Saat itu ada tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang ikut mendampingi Azis.

    "Mereka hanya tanya pekerjaan saya dan mengenalkan saya ke DPRD setempat. Cuma saya tak tahu anggotanya siapa," kata Agus saat menceritakan proses perkenalan Robin Pattuju dengan Azis Syamsuddin.

    Baca juga: Airlangga Disebut Tunjuk Sekjen Golkar Jadi Pengganti Azis Syamsuddin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.