TNI Jamin Keamanan Warga di Papua Usai TPNPB-OPM Serukan Perang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono (tengah) memperlihatkan barang bukti senjata laras panjang jenis M16 dilengkapi pelontar granat (GLM) saat memberikan keterangan penangkapan anggota Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu, 8 September 2021. ANTARA/Indrayadi TH

    Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono (tengah) memperlihatkan barang bukti senjata laras panjang jenis M16 dilengkapi pelontar granat (GLM) saat memberikan keterangan penangkapan anggota Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu, 8 September 2021. ANTARA/Indrayadi TH

    TEMPO.CO, Jakarta - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal Ignatius Yogo Triyono menjamin perlindungan bagi seluruh warga yang ada di Papua. Hal ini menanggapi adanya seruan peperangan dan pengusiran terhadap warga non Papua oleh juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB - Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom.

    "Dari dulu mereka selalu mengancam seperti itu. Yang jelas TNI-Polri ada di wilayah-wilayah konflik di Papua untuk mengamankan wilayah setempat dari gangguan keamanan pihak KST (kelompok separatis teroris) dan yang kami lindungi adalah masyarakat seluruhnya," kata Yogo saat dihubungi Tempo, Selasa, 21 September 2021.

    Ia juga mengatakan seruan TPNPB-OPM itu tidak banyak berpengaruh pada masyarakat. Saat ini, masyarakat disebut masih tetap beraktivitas seperti biasa. Meski begitu, Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

    "Aparat TNI-Polri tetap selalu waspada, terus berkomunikasi dengan Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk selalu bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah," kata Yogo.

    Pasca konflik di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Tim Satgas Nemangkawi juga telah mulai bergerak untuk menjaga sejumlah titik rawan konflik. Meski begitu, Yogo mengatakan saat ini belum ada rencana penambahan pasukan.

    Sebelumnya, juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebar seruan peperangan kepada TNI-Polri dan akan mengusir orang non Papua untuk keluar dari Papua. Ini bukan kali pertama Sebby mengeluarkan ancaman ini. Ia mengatakan apabila mereka tak angkat kaki dari Papua maka akan menjadi sasaran.

    Baca juga: Komnas HAM Desak TPNPB-OPM Setop Seruan Peperangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.