Krisdayanti Jelaskan Soal Dana Reses Anggota DPR Sebesar Rp 1 M

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Saat terpilih menjadi Anggota DPR RI Komisi IX, Krisdayanti siap untuk terus amanah dan dirinya akan merasakan dosa besar apabila tidak menjalankan tanggung jawabnya. Foto/Instagram

    Saat terpilih menjadi Anggota DPR RI Komisi IX, Krisdayanti siap untuk terus amanah dan dirinya akan merasakan dosa besar apabila tidak menjalankan tanggung jawabnya. Foto/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR Krisdayanti menegaskan dana reses bukan bagian pendapatan pribadi Anggota Dewan. Menurut dia, dana tersebut akan kembali lagi ke rakyat.

    "Dana reses untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing," ujar Krisdayanti mengutip Antara, Kamis, 16 September 2021. Ia menyatakan dana tersebut wajib dipakai anggota DPR dalam menjalankan tugasnya untuk menyerap aspirasi rakyat.

    "Aspirasi ini yang kemudian disalurkan anggota DPR dalam bentuk kerja-kerja legislasi, pengawasan dan anggaran, sebagaimana fungsi DPR RI yang diamanatkan konstitusi," kata perempuan yang akrab disapa KD ini.

    Dalam pelaksanaannya, kata dia, dana reses digunakan untuk membiayai berbagai hal teknis kegiatan. Bentuknya bisa berupa pertemuan biasa dengan masyarakat, sampai kegiatan tertentu yang menjadi kebutuhan warga. "Jadi dana reses yang berasal dari rakyat ini pada akhirnya kembali lagi ke rakyat dalam berbagai bentuk kegiatan," ujar Krisdayanti.

    Ia menyatakan kegiatan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan yang telah dianggarkan negara juga dilakukan oleh anggota DPRD di provinsi, maupun kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan UU MD3. Politikus PDIP ini menilai penggunaan anggaran tersebut wajib dilaporkan ke sekretariat dewan dan di tingkat DPR akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Sebelumnya, Krisdayanti blak-blakan bicara soal besaran gaji anggota DPR. Dalam kanal Youtube Akbar Faizal, ia mengungkap menerima gaji di awal bulan sebesar Rp 16 juta. Lalu untuk total tunjangan yang didapat mencapai Rp 59 juta dan diterima lima hari setelah mendapat gaji pokok. 

    Selain itu, Krisdayanti menyebutkan anggota DPR mendapatkan dana aspirasi Rp 450 juta yang diterima lima kali setahun. Lalu ada lagi dana kunjungan daerah pemilihan atau dana reses sebesar Rp 140 juta. "Rp 140 juta itu 8 kali setahun," kata Krisdayanti di kanal YouTube Akbar Faizal.

    Baca juga: PSI Kembalikan Dana Reses, Ketua DPRD: Seharusnya Terserap Semua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)