Densus 88 Tangkap 1 Terduga Teroris Anggota JI di Bekasi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris ke dalam bus di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 18 Maret 2021. Sebanyak 22 orang terduga teroris dipindahkan dari Rumah Tahanan Polda Jawa Timur ke Jakarta. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    Personel Densus 88 Anti Teror membawa terduga teroris ke dalam bus di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 18 Maret 2021. Sebanyak 22 orang terduga teroris dipindahkan dari Rumah Tahanan Polda Jawa Timur ke Jakarta. ANTARA FOTO/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali menangkap satu terduga teroris anggota Jamaah Islamiyah (JI) di Kabupaten Bekasi, pada Jumat, 10 September 2021. Total terduga teroris yang ditangkap hari ini ada empat orang.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan terduga teroris berinsial T alias AR ditangkap pada pukul 15.35 WIB di Perumahan Griya Syariah, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

    “AR dulu juga pernah ditangkap tahun 2004 karena menyembunyikan Ali Gufron alias Muklas, tersangka bom malam Natal 2000,” kata Ahmad dalam keterangannya, Jumat, 10 September 2021. Ahmad mengatakan AR merupakan Dewan Syuro Jamaah Islamiyah pada masa kepemimpinan Parawijayanto. 

    Densus 88 sebelumnya juga menangkap tiga terduga teroris anggota Jamaah Islamiyah di Bekasi. Mereka adalah MEK, S, dan SH. Ketiganya ditangkap di lokasi berbeda dan sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Baca juga: Ketua RT di Grogol Petamburan Ungkap Kronologi Terduga Teroris JI Ditangkap

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.