Kapolri Imbau Atlet PON XX Kurangi Kontak Fisik 14 Hari Sebelum Berangkat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet senam artistik putra Sumatera Selatan Fernando berlatih di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Agustus 2021. Tim senam artistik Sumatera Selatan menyiapkan lima atletnya yang terdiri tiga putra dan dua putri dengan melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) secara intensif menjelang PON XX/2020 di Papua. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Atlet senam artistik putra Sumatera Selatan Fernando berlatih di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Agustus 2021. Tim senam artistik Sumatera Selatan menyiapkan lima atletnya yang terdiri tiga putra dan dua putri dengan melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) secara intensif menjelang PON XX/2020 di Papua. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh atlet beserta tim Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX untuk melakukan tes swab PCR dalam dua atau tiga hari sebelum perjalanan ke Papua.

    Sigit menilai, menggalakkan protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan sejak para atlet beserta tim berangkat, tiba, dan menetap sementara selama PON berlangsung.

    "Kurangi kontak fisik dengan orang lain selama 14 hari sebelum keberangkatan. Siapkan daftar nama orang yang kontak erat untuk di validasi oleh petugas Covid-19 PB PON XX. Laksanakan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemenkes, termasuk mengganti masker setiap hari atau masker kain dilapis dua atau tiga," ujar Sigit melalui keterangan tertulis pada Ahad, 29 Agustus 2021.

    Selain itu, kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sigit meminta agar mereka aktif menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Kemudian, saat pertandingan, Sigit meminta agar Forkopimda mengawasi dan membatasi aktivitas atau hanya sebatas menjalani tugas dan peran. Lalu, wajib lapor kondisi kesehatan melalui aplikasi pelaporan kesehatan PB PON XX atau ke dokter kontingen masing-masing.

    "Bila dianggap perlu maka akan dilaksanakan tes Covid-19. Akan dilakukan tes Covid-19 secara reguler selama PON berlangsung, sesuai tugas dan peran masing-masing. Jika hasil tes positif maka akan dilakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke RS sesuai pedoman Kemenkes. Akan dilaksanakan tracing terhadap kontak erat," kata Sigit.

    Sebagai informasi, PON XX di Papua ini bakal berlangsung pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.