Cara Cek Penerima BLT untuk Anak Sekolah di cekbansos.kemensos.go.id

Reporter

Siswa-siswi saat mengikuti penilaian akhir sekolah di SD Negeri Kota Baru 3, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 8 Juni 2021. Ujian ini dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta membagi beberapa sesi kelas untuk ujian, satu sesi kelas terdiri dari 15 orang anak. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah kembali meluncurkan sejumlah bantuan di masa pandemi, salah satunya adalah bantuan langsung tunai atau BLT. BLT punya beberapa jenis yang ditujukan sesuai kelompok sasaran, antara lain BLT untuk anak sekolah.    

BLT untuk anak sekolah ini bagian dari Program Keluarga Harapan atau PKH. BLT diberikan kepada siswa SD, SMP dan SMA. Siswa SD akan mendapat Rp 900 ribu, SMP Rp1,5 juta dan SMA senilai Rp 2 juta.

Syarat penerima BLT anak sekolah ini adalah 1. Memiliki Kartu Indonesia Pintar atau KIP, 2. Terdaftar di lembaga pendidikan formal atau non formal, 3. Pemilik KIP harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan atau Dapodik, 4. Bagi keluarga yang tidak memiliki KIP, dilakukan dengan pendaftaran ke lembaga dinas pendidikan terdekat dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera dan 5. Bagi siswa yang tidak memiliki KKS, orang tua dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM dari RT RW hingga kelurahan  

BLT anak sekolah ini nantinya akan diberikan dalam 4 kali pencairan, yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Pencairan dana tersebut akan melalui 4 bank yaitu Bank Rakyat Indonesia(BRI), PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Bank Mandiri, dan PT Bank Tabungan Negara (BTN).

Untuk mengecek apakah kita terdaftar sebagai penerima BLT bagi anak sekolah, sebelumnya kita harus memastikan jika kita sebagai calon penerima memiliki Kartu Indoensia Pintar (KIP) dan terdaftar dalam Program Keluarga Harapan

Setelah dipastikan telah terdaftar, calon penerima bantuan bisa langsung mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id

Setelah berhasil masuk dalam situs tersebut, nantinya akan diarahkan untuk mengisi data diri seperti nama yang sesuai dengan KTP, data tempat tinggal seperti nama desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi.

Kemudian situs tersebut akan meminta untuk memasukan 8 kode huruf captcha. Lalu klik tombol cari data untuk mengetahui apakah anak Anda terdaftar sebagai penerima BLT Anak sekolah.

TEGUH ARIF ROMADHON

Baca juga: Chatib Basri Usulkan Program BLT untuk Warga yang Sudah Divaksin, Untuk Apa?






Jokowi Bagikan Bantuan Door to Door di Malam Hari di Bali

4 hari lalu

Jokowi Bagikan Bantuan Door to Door di Malam Hari di Bali

Jokowi yang mengenakan jaket bomber hijau menyapa warga yang masih berjaga di teras rumahnya.


Kata Sri Mulyani Soal Anggaran Pengentasan Kemiskinan Rp 500 Triliun Disebut Habis untuk Rapat

5 hari lalu

Kata Sri Mulyani Soal Anggaran Pengentasan Kemiskinan Rp 500 Triliun Disebut Habis untuk Rapat

Sri Mulyani buka suara tentang anggaran pengentasan kemiskinan Rp 500 triliun yang disebut-sebut habis untuk banyak rapat di hotel dan studi banding.


Warga Miskin Ekstrem di Jakarta Naik pada 2022, BKKBN Seharusnya Tidak Ada

6 hari lalu

Warga Miskin Ekstrem di Jakarta Naik pada 2022, BKKBN Seharusnya Tidak Ada

Penduduk miskin ekstrem di DKI sudah diintervensi dengan berbagai bantuan sosial, seperti KJP , kartu lansia hingga pangan bersubsisi.


Berita Terkini: Penjelasan Naiknya Biaya Haji Ketika Arab Turunkan Ongkos Paket, Erick Thohir Ungkap Persoalan Hukum BUMN

13 hari lalu

Berita Terkini: Penjelasan Naiknya Biaya Haji Ketika Arab Turunkan Ongkos Paket, Erick Thohir Ungkap Persoalan Hukum BUMN

Berita terkini ekonomi dan bisnis petang ini mulai dari penjelasan Kemenag mengenai biaya haji hingga Erick Thohir yang ungkap persoalan hukum di BUMN


Terkini Bisnis: Jokowi Setop PPKM, Warga Tetap Minta Bansos ; PHK di Amerika Bulan Ini

14 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Setop PPKM, Warga Tetap Minta Bansos ; PHK di Amerika Bulan Ini

LSI mencatat dalam hasil surveinya, meskipun Jokowi sudah mencabut PPKM, warga tetap berharap Bansos tetap ada.


Survei LSI: Publik Tetap Harapkan Bansos Meski PPKM Dicabut Jokowi, Ini Penjelasannya

14 hari lalu

Survei LSI: Publik Tetap Harapkan Bansos Meski PPKM Dicabut Jokowi, Ini Penjelasannya

Hasil survei LSI menyimpulkan bahwa publik masih berharap tetap mendapatkan Bansos meskipun PPKM telah dicabut oleh Jokowi.


PSI Surati Pasar Jaya, Desak Penjelasan soal Temuan Seribu Ton Beras Rusak di Pulogadung

17 hari lalu

PSI Surati Pasar Jaya, Desak Penjelasan soal Temuan Seribu Ton Beras Rusak di Pulogadung

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta Pasar Jaya klarifikasi soal temuan seribu ton beras bansos yang rusak


Pasar Jaya Jelaskan Soal 920 Ton Beras Rusak yang Tersimpan di Gudang Pulo Gadung

18 hari lalu

Pasar Jaya Jelaskan Soal 920 Ton Beras Rusak yang Tersimpan di Gudang Pulo Gadung

Perumda Pasar Jaya menjelaskan soal status 920 ton beras rusak tak layak konsumsi yang tersimpan di sebuah gudang di Pulo Gadung.


Pasar Jaya Sebut Penyaluran Paket Bansos DKI 2020 Sudah Rampung, tapi Ogah Rincikan Jumlahnya

18 hari lalu

Pasar Jaya Sebut Penyaluran Paket Bansos DKI 2020 Sudah Rampung, tapi Ogah Rincikan Jumlahnya

Pasar Jaya enggan merinci jumlah dan nilai paket beras bantuan sosial (bansos) Covid-19 Jakarta 2020 yang ditanganinya. Ia menegaskan telah menyelesaikan keseluruhan kewajibannya sesuai pesan Dinas Sosial.


DPRD DKI Belum Berencana Panggil Dinas Sosial Soal Dugaan Korupsi Bansos

21 hari lalu

DPRD DKI Belum Berencana Panggil Dinas Sosial Soal Dugaan Korupsi Bansos

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan dugaan korupsi bansos di DKI yang beredar di medsos baru sekedar menduga-duga.