Moeldoko Klaim Berantas Korupsi Tetap Agenda Besar Meski Tak Disinggung Jokowi

Reporter

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko salat jumat di kantornya, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto/Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara mengenai absennya pembahasan pemberantasan korupsi dalam Pidato Tahunan Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tahun 2021. Menurut Moeldoko, pemberantasan korupsi tetap jadi agenda besar pemerintah.

"Kita concern melihat action-nya dari apa yang sudah dilakukan oleh Pak Presiden dalam konteks korupsi ini. Jadi jangan hanya concern kepada apa itu dalam amanatnya (pidatonya)," kata Moeldoko dalam keterangannya, Rabu, 18 Agustus 2021.

Moeldoko mengatakan di tengah situasi pandemi Covid-19, Jokowi selalu mewanti-wanti jajarannya agar jangan sampai agenda besar lain diabaikan oleh siapa pun. Termasuk di antaranya adalah pencegahan korupsi dan menghindari dari tindakan-tindakan koruptif.

Menurut dia, keseriusan ini juga ditunjukan Jokowi yang memimpin langsung sidang kabinet terbatas pada Juli 2021 lalu. Sidang kabinet itu agenda utamanya adalah memastikan seluruh jajarannya memberi perhatian pada indeks persepsi korupsi dan pelayanan publik.

"Itu Presiden langsung pimpin. Sangat ditekankan tentang indeks persepsi korupsi dan pelayanan publik supaya menjadi atensi yang serius bagi seluruh jajaran di kabinet," kata Moeldoko.

Selain itu, Moeldoko juga mengatakan penerapan online single submission (OSS) juga membuktikan pemerintah telah menjalankan open government dan menunjukan itikad pemerintah untuk menjauhi korupsi.

Dalam konteks penanganan Covid-19 ini, Moeldoko mengatakan meski Jokowi ingin semua berjalan dengan cepat, namun tingkat kehati-hatian di dalam mengelola keuangan secara serius menjadi perhatian. Atas dasar itu juga Jokowi meminta BPKP, LKPP, KPK, Kejaksaan Agung, Kepolisian, ikut terlibat di dalamnya.

"Jadi ini maksud saya perlu masyarakat paham bahwa langkah-langkah nyata dalam pencegahan korupsi dan penindakan korupsi itu sangat jelas dijelaskan oleh Bapak Presiden," kata Moeldoko.

Ia mengklaim komitmen Jokowi dalam pemberantasan korupsi tak pernah berhenti. Jokowi ia sebut selalu mengingatkan kepada jajarannya agar jangan sampai terlibat korupsi. Pun ketika jajaran kabinetnya ada yang terjaring korupsi, Moeldoko Jokowi tak pernah membela mereka.

"Komitmennya sangat jelas. Indikator yang saya sampaikan adalah komitmen kuat yang dimiliki Presiden atas upaya pencegahan dan penindakan korupsi," kata Moeldoko.






Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

4 menit lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

37 menit lalu

Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP terbuka untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang ingin terjun ke politik


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

52 menit lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

2 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

2 jam lalu

Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

Ubedilah Badrun menyebut masuknya Gibran Rakabuming ke politik merupakan bagian dari praktik dinasti politik yang bersembunyi di balik politik elektoral.


Kaesang Ingin Masuk Politik, Gibran Sebut Jokowi Masih Tidak Percaya atas Keputusan Itu

6 jam lalu

Kaesang Ingin Masuk Politik, Gibran Sebut Jokowi Masih Tidak Percaya atas Keputusan Itu

Gibran menyebut ayahnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak percaya dengan keputusan Kaesang untuk terjun ke dunia politik


Dukung Jokowi 3 Periode Lalu Tuntut 9 tahun Jabatan Kades, Ini Profil Surta Wijaya Ketua Umum DPP Apdesi

7 jam lalu

Dukung Jokowi 3 Periode Lalu Tuntut 9 tahun Jabatan Kades, Ini Profil Surta Wijaya Ketua Umum DPP Apdesi

Surta Wijaya Ketua DPP Apdesi yang juga Kepala Desa Babakan Asem, Teluk Naga, Tangerang periode 2019-2025. Ini kontroversinya dukung Jokowi 3 periode.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

8 jam lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


4 Fakta Pertemuan Surya Paloh dan Presiden Jokowi di Istana

17 jam lalu

4 Fakta Pertemuan Surya Paloh dan Presiden Jokowi di Istana

Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi berlangsung saat isu reshuffle kabinet santer beredar.


Heru Budi Ingin Sekda DKI yang Paham Soal Anggaran

19 jam lalu

Heru Budi Ingin Sekda DKI yang Paham Soal Anggaran

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku tak memiliki kriteria khusus untuk calon Sekda DKI. Dia hanya ingin Sekda yang memahami anggaran.