Gibran Ingin Bagikan Oksigen Gratis untuk Warga Surakarta Setiap Hari

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebelum terpapar, Gibran mengatakan bahwa ia sering mengunjungi sejumlah lokasi rawan. Seperti rumah sakit, tempat isolasi, dan lokasi vaksinasi Covid-19. Instagram/gibran_rakabuming

    Sebelum terpapar, Gibran mengatakan bahwa ia sering mengunjungi sejumlah lokasi rawan. Seperti rumah sakit, tempat isolasi, dan lokasi vaksinasi Covid-19. Instagram/gibran_rakabuming

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Surakarta membagikan oksigen gratis bagi warganya yang membutuhkan. Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengatakan isi ulang oksigen gratis ini tidak hanya untuk pasien Covid-19 tapi mereka yang menderita kanker paru-paru, asma, dan lainnya dipersilakan ikut.

    Pembagian oksigen gratis ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung, pada Sabtu, 31 Juli 2021. Total 200 tabung oksigen gratis telah disalurkan pada rakyat.

    Melihat respon warga Solo, Gibran berniat pembagian oksigen gratis ini dilakukan setiap hari. “Kalau antusiasme warga seperti ini kami adakan tiap hari saja. Siapa saja boleh ikut asalkan KTP Solo,” kata Gibran dikutip dari laman resmi pemerintah provinsi Jawa Tengah, jatengprov.go.id, Ahad, 1 Agustus 2021.

    Untuk mendapatkan oksigen gratis ini, warga Surakarta cukup menunjukkan kartu identitasnya dan membawa tabung oksigen sendiri.

    Pembagian oksigen gratis ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Komando Resor Militer (Korem) Surakarta dan PT. Langgeng Gas Nyata.

    Bantuan oksigen gratis ini juga untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang kini telah mencapai 36.557 kasus aktif dengan 23.528 kasus meninggal.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan  pembagian oksigen gratis ini merespon adanya oksigen berbayar di beberapa rumah sakit Surakarta. Padahal, tidak semua pasien Covid-19 dan penyakit paru-paru memiliki biaya yang cukup untuk membeli oksigen.

    Pembagian oksigen ini mendapat respons positif dari warga Surakarta. Beberapa warga menyatakan senang karena saat ini oksigen sulit dicari. “Cari oksigen itu susah, dan puji Tuhan ini dapat gratis,” ucap Yesy, salah satu warga Surakarta.

    BANGKIT ADHI WIGUNA

    Baca juga:

    Sempat Terpapar Covid-19 Sepekan, Gibran Rakabuming Umumkan Telah Sembuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.