Cegah Kasus Covid-19 Naik Lagi, Ridwan Kamil Pilih Genjot Vaksinasi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melakukan Vicon Rapat Koordinasi terkait Pelaksanaan Vaksinasi Bersama Bagi penyandang Disabilitas di Provinsi Jawa Barat bersama Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar)

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat melakukan Vicon Rapat Koordinasi terkait Pelaksanaan Vaksinasi Bersama Bagi penyandang Disabilitas di Provinsi Jawa Barat bersama Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021). (Foto: Pipin/Biro Adpim Jabar)

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, vaksinasi akan digencarkan untuk mencegah naiknya kembali penyebaran Covid-19. “Seiring dengan kasus yang lebih terkendali, walaupun belum turun secara maksimal, BOR kita hari ini di 55 persen Alhamdulillah dari 91 persen, kita meneruskan pencegahan yaitu vaksinasi,” kata dia, Sabtu, 31 Juli 2021.

    Ridwan Kamil mengatakan, data menunjukkan daerah dengan jangkauan vaksinasi tinggi berkorelasi dengan tingkat kematian akibat Covid-19 yang rendah. Kota Bandung dan Kota Cirebon contohnya dengan jangkauan vaksinasi hampir mendekati 40 persen jumlah penduduknya, angka kematiannya rendah.

    “Ada kota/kabupaten yang vaksinasinya rendah itu tingkat kematian Covidnya tinggi. Jadi ini berkolerasi,” kata Ridwan Kamil.

    Mantan Wali Kota Bandung ini mengatakan, vaksinasi ibarat payung. “Mungkin tidak 100 persen, ada yang kecipratan air kaya payung, tapi tidak basah kuyup. Yang di vaksin mungkin bisa kena, tapi tingkat fatalitasnya sangat rendah,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, vaksinasi jadi tantangan karena jumlah penduduk yang banyak, dan vaksin terbatas. “Jawa Barat memang punya tantangan karena jumlahnya 50 juta (penduduk). Dan vaksinnya sudah kita habiskan yang dari pemerintah pusat. Kita menunggu. Minggu depan hadir jutaan vaksin lagi untuk menaikkan persentase vaksinasi di Jawa Barat,” kata dia.

    Ia menyebut Jawa Barat hingga saat ini baru mendapat 10 juta dosis vaksin dari pemerintah pusat yang diperuntukkan 5 juta orang. “Itu sudah mau habis dalam beberapa hari. Kita sudah mengajukan permohonan lagi, mudah-mudahan sesuai janji Kementrian Kesehatan awal Agustus akan hadir tahap berikutnya gelombang vaksin suplai ke Jawa Barat,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan, warga antusias untuk mendapat vaksinasi. “Tapi vaksinnya juga menunggu dari pusat. Mudah-mudahan ada akselerasi di awal Agustus. Karena yang mau menjadi panitia dan acara vaksin banyak sekali. Kita optimis,” kata dia.

    AHMAD FIKRI

    Baca: Polri Akan Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19 hingga Kawasan Kumuh dan Pinggiran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.