Polri Akan Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19 hingga Kawasan Kumuh dan Pinggiran

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (dua kanan) memberikan keterangan pers peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 13 April 2021. (ANTARA/HO/Humas Kakorlantas)

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (dua kanan) memberikan keterangan pers peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 13 April 2021. (ANTARA/HO/Humas Kakorlantas)

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri memperluas cakupan vaksinasi COVID-19 untuk bisa menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran dan kawasan kumuh. "Program vaksinasi ini terus menerus ditingkatkan, kegiatan vaksinasi yang sudah berjalan dengan memanfaatkan fasilitas ruang yang besar seperti di JCC dan GBK, kemudian gerai vaksin sudah didirikan dan pelayanan yang sudah berjalan dengan melakukan pendekatan ke wilayah-wilayah yang tidak terjangkau," kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit saat meninjau Gebrakan Vaksinasi dan Pemberian Bantuan Sosial (Bansos) Presisi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu 31 Juli 2021.

    Menurut Kapolri Sigit, wilayah tidak terjangkau seperti slum area atau wilayah kumuh dan wilayah pinggiran memerlukan perhatian khusus. Menggelar vaksinasi COVID-19 di kedua wilayah tersebut menjadi strategi Polri untuk mempercepat vaksinasi lewat kegiatan Gebrakan Vaksinasi Presisi.

    Strategi lainnya, kata dia, menjalin kemitraan untuk menggerakkan vaksinasi massal dengan berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, ormas keagamaan, hingga swasta.

    "Kemudian gerai-gerai vaksin yang sudah didirikan. Alhamdulillah, terima kasih bahwa hari ini saya mendapatkan laporan secara serentak telah membuka kurang lebih 91 gerai untuk melaksanakan Gebrakan Vaksinasi Presisi dengan sasaran 30 ribu masyarakat," kata Sigit.

    Polri mendapat porsi 30 persen dari jumlah vaksin yang disediakan oleh pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal masyarakat atau herd immunity.

    Sigit mengatakan herd immunity sebagai salah satu upaya mengurangi penambahan kasus positif COVID-19 dan meningkatkan imunitas, maka vaksinasi mutlak dilakukan.

    Baca: Update Vaksinasi 31 Juli: 20,5 Juta Orang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.