Aksi Jokowi End Game, Mahfud: Ada Kelompok yang Manfaatkan Situasi Saat Pandemi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Republik Indonesia, Mahfud MD memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan kerja pada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk berkoordinasi serta membahas penanganan sejumlah kasus korupsi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menko Polhukam Republik Indonesia, Mahfud MD memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan kerja pada Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin, 15 Maret 2021. Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk berkoordinasi serta membahas penanganan sejumlah kasus korupsi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan ada kelompok yang hanya memanfaatkan situasi di tengah pandemi ini hanya untuk memprovokasi saja. Pernyataan ini keluar menyusul beredarnya seruan unjuk rasa bertajuk Jokowi End Game.

    Mahfud menyebut mereka sebenarnya tak murni ingin memberikan aspirasi pada pemerintah. "Pemerintah mengetahui sekelompok orang memiliki keinginan untuk memanfaatkan situasi," kata Mahfud dalam konferensi pers daring, Sabtu, 24 Juli 2021. "Itu hanya ingin menentang, memanfaatkan situasi. Apapun yang dibuat pemerintah itu diserang."

    Mahfud tak menjelaskan lebih jelas siapa kelompok yang ia maksud. Namun belakangan, dunia maya tengah diramaikan oleh rencana aksi demonstrasi memprotes kebijakan pemerintah melaksanakan PPKM Darurat.

    Mahfud Md meminta semua pihak waspada terhadap kelompok yang ia sebut tak murni tersebut. "Kita harus hati-hati karena yang seperti ini, kelompok yang tak murni, selalu melakukan provokasi dan menyatakan setiap kebijakan pemerintah itu salah," kata Mahfud.

    Padahal pada prinsipnya pemerintah ia sebut terbuka dan merespon segala aspirasi masyarakat. Selama ini, ia mengatakan pemerintah sudah mendengarkan aspirasi masyarakat. Mulai dari soal vaksin berbayar hingga soal tenaga kerja asing (TKA).

    Untuk saat ini, Mahfud meminta agar masyarakat menahan diri untuk memberikan aspirasi dalam bentuk demonstrasi langsung. Apalagi bila sampai melanggar protokol kesehatan.

    "Sebaiknya aspirasi dalam masa pandemi ini disampaikan melalui jalur komunikasi yang sesuai dengan protokol kesehatan. Seperti misalnya melalui virtual meeting, webinar, dialog di tv, itu silakan, melalui medsos dan sebagainya," kata dia.

    Sebelumnya, beredar seruan unjuk rasa dengan tema Jokowi End Game pada hari ini, Sabtu, 24 Juli 2021. Dalam poster yang beredar, isi demonstrasi ini adalah menentang kebijakan PPKM darurat

    Baca juga: Ada Ajakan Aksi Jokowi End Game, PPP: Tak Bertanggung Jawab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.