BMKG Prediksi Hujan Melanda Sejumlah Daerah, Ada DKI dan Jabar

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jakarta mendung. TEMPO/Imam Sukamto

    Jakarta mendung. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa bagian wilayah Indonesia menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis, 22 Juli 2021.

    Menurut peringatan dini cuaca yang disiarkan di laman resmi BMKG, hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung. Lalu Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    Sementara wilayah DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan diperkirakan hujan dengan intensitas yang lebih ringan.

    BMKG menganalisis situasi siklonik, perlambatan kecepatan angin atau konvergensi, serta terbentuknya daerah pertemuan angin atau konfluensi menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

    ADVERTISEMENT

    Situasi siklonik yang terpantau di perairan barat Sumatera Barat dan Bengkulu membentuk daerah pertemuan angin.

    Di samping itu, daerah konvergensi terpantau dari Aceh hingga Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan. Kemudian dari Kalimantan Tengah bagian utara sampai Kalimantan Utara, Laut Flores, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, Laut Banda, Laut Maluku, dan dari Papua hingga Papua Barat.

    BMKG menyampaikan peringatan dini mengenai potensi kejadian bencana banjir di wilayah Banten, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

    Baca juga: BMKG Peringatkan Skenario Terburuk Gempa dan Tsunami Pacitan 28 Meter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.