1,4 Juta Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong Kembali Tiba Hari Ini

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mendapat vaksin Covid-19 saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat, 9 Juli 2021. Untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 pada program mobil vaksin keliling ini, warga Jakarta dapat mendaftarkan dan memilih jadwal dan lokasi melalui aplikasi JAKI. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga mendapat vaksin Covid-19 saat vaksinasi keliling di Kebon Kacang, Jakarta, Jumat, 9 Juli 2021. Untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 pada program mobil vaksin keliling ini, warga Jakarta dapat mendaftarkan dan memilih jadwal dan lokasi melalui aplikasi JAKI. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 1,408 juta dosis vaksin Sinopharm tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sekitar pukul 12.00 siang ini.

    Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan vaksin ini merupakan bagian dari kedatangan yang ketiga vaksin Sinopharm untuk program vaksinasi gotong royong.

    "Dalam tiga hari ini, total akan tiba 4 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong," ujar Pahala dalam konferensi pers daring, Selasa, 13 Juli 2021.

    Pahala mengatakan vaksin Sinopharm memiliki efikasi 79 persen dan disetujui 56 negara. Vaksin Sinopharm untuk vaksinasi gotong royong ini didatangkan oleh PT Kimia Farma Tbk. "Kita sudah bekerjasama untuk mendatangkan 15 juta vaksin Sinopharm ini," ujarnya.

    Vaksinasi Gotong Royong merupakan program  vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya ditanggung atau dibebankan pada badan hukum/badan usaha. Belakangan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperluas Vaksinasi Gotong Royong untuk individu lewat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021.

    Alasannya, ujar Budi, karena banyak pengusaha-pengusaha yang belum bisa mendapatkan akses program vaksin gotong royong melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Aturan anyar ini banyak ditentang karena prinsip vaksinasi untuk rakyat semestinya gratis. Pemerintah menunda sementara program vaksinasi berbayar ini setelah mendapat banyak penolakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.