2 Orang Meninggal karena Covid-19 Tanpa Perawatan, Salah Satunya di Atas Becak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara proses pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Sabtu, 3 Juli 2021. Menurut data satgas penanganan Covid-19 kasus positif Covid-19 bertambah 27.913 pada 3 Juli 2021 dan pasien yang meninggal dunia akibat virus corona bertambah 493. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Foto udara proses pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Sabtu, 3 Juli 2021. Menurut data satgas penanganan Covid-19 kasus positif Covid-19 bertambah 27.913 pada 3 Juli 2021 dan pasien yang meninggal dunia akibat virus corona bertambah 493. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Semarang - Dua orang dilaporkan meninggal dalam kondisi terpapar Covid-19 di Kelurahan Pleburan Kota Semarang pada Kamis, 1 Juli 2021. Keduanya meninggal dalam kondisi tanpa perawatan.
    Kepala Kepolisian Sektor Semarang Selatan Komisaris Untung Kistopo menyebutkan dua orang tersebut dideteksi tertular Covid-19.
     
    Dia menuturkan, korban pertama meninggal di sebuah kios di Jalan Erlangga Selatan pada Kamis dini hari. Keluarga korban kemudian melapor ke kelurahan pukul 08.00 WIB. Petugas dari Pusat Kesehatan Masyarakat Pandaran kemudian datang untuk mengecek kondisi korban. "Korban dinyatakan positif Covid-19," katanya pada Ahad, 4 Juli 2021.
     
    Korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia 67 tahun itu lantas dibawa ke Rumah Sakit Tentara Bhakti Wira Tamtama Kota Semarang. Sebelumnya korban diketahui mengidap penyakit penyerta diabetes.
     
    Ketika warga tengah melihat kondisi korban pertama, tak jauh dari lokasi kios tersebut ditemukan lelaki meninggal di atas becak. Korban tanpa identitas itu meninggal dengan posisi seperti tertidur di atas becaknya yang terparkir di Jalan Erlangga Timur Kelurahan Pleburan. 
     
    Untung menyebut, sekitar 09.50 WIB petugas Puskesmas Pandaran memeriksa korban kedua dan hasilnya sama, positif Covid-19. Petugas kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi. Kedua korban dimakamkan menggunakan protokol Covid-19.
     
    Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui semakin banyak warga tak tertolong ketika menjalani isolasi mandiri. Hendi, sapaannya, menyebut telah membentuk tim relawan di tingkat kecamatan untuk menangai korban. "Masyarakat yang melihat tetangganya meninggal karena Covid-19 di rumah, bisa menghubungi camat atau lurah untuk disambungkan ke relawan," katanya.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.