IDI Catat 405 Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peziarah berdoa di depan makam keluarganya di areal pemakaman khusus dengan protokol Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa, 2 Maret 2021. Meski hanya berkapasitas 1.200 makam, menurut dia TPU Bambu Apus masih bisa menampung lebih banyak jenazah pasien Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Peziarah berdoa di depan makam keluarganya di areal pemakaman khusus dengan protokol Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa, 2 Maret 2021. Meski hanya berkapasitas 1.200 makam, menurut dia TPU Bambu Apus masih bisa menampung lebih banyak jenazah pasien Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat sejak awal pandemi dimulai hingga 27 Juni 2021 sebanyak 405 dokter meninggal akibat terpapar Covid-19.

    "Laporan per-1 Juni sebanyak 374 orang. Dari 1 Juni sampai 27 Juni bertambah 31 orang. Untuk yang Juni belum masuk karena rekapnya di akhir bulan," ujar Ketua IDI Daeng M. Faqih saat dihubungi pada Senin, 28 Juni 2021.

    Berdasarkan data IDI hingga 1 Juni, sebanyak 374 dokter yang meninggal terdiri dari 210 dokter umum, 159 dokter spesialis, lima dokter residen.

    Sementara untuk detail jumlah kematian akibat Covid-19 terbanyak berdasarkan wilayah, tercatat ada 69 dokter di Jawa Timur, 60 dokter di DKI Jakarta. Lalu 48 dokter di Jawa Tengah, 46 dokter di Jawa Barat, dan 34 dokter di Sumatera Utara.

    Sementara Persatuan Perawat Nasional Indonesia menyebut hingga 28 Juni 2021 sudah 326 perawat yang meninggal akibat Covid-19.

    "Paling banyak di Jawa Timur dengan 117 perawat yang meninggal. Lalu di Jawa Barat dengan 46 perawat, di Jawa Tengah dengan 45 perawat, dan di DKI Jakarta dengan 35 perawat," ucap Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah ihwal tenaga kesehatan (dokter dan perawat) yang meninggal akibat Covid-19.

    Baca juga: Cerita Ribuan Dokter Kesulitan Jadi Relawan Covid-19 Gara-gara Birokrasi 

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.