Sidak ke Rusun Nagrak Cilincing, Kapolri Janji Tambah Tenaga Kesehatan dan ICU

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri, (10/6/21). Didampingi Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Niko Afinta.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri, (10/6/21). Didampingi Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Niko Afinta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau tempat isolasi pasien COVID-19 di Rusun Nagrak Cilincing dan pos PPKM Mikro di Semper Barat, pada hari ini, 27 Juni 2021.

    Dalam kunjungan tersebut, didapati informasi jika bed occupancy rate di Rusun Nangrak Cilincing sudah mencapai 75 persen, di mana dari dari 1.020 tempat tidur, telah terisi 757 tempat tidur.

    "Polri akan menambah lagi tenaga kesehatan," ujar Sigit melalui keterangan tertulis pada Ahad, 27 Juni 2021.

    Menambahkan Sigit, Hadi mengatakan, Rusun Nagrak disiapkan untuk pasien Covid-19 yang tak bergejala dan tanpa komorbid.

    "Namun akan disiapkan emergency atau ICU dan farmasi, yang akan ditarik dari Wisma Atlet untuk memperkuat di Rusun Nagrak," ucap Hadi.

    Sementara di posko PPKM Mikro di Semper Barat, Sigit melongok beberapa penanganan jika ada pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri hingga pengawasan terhadap orang ke luar-masuk perkampungan. "Di setiap sekat langkahnya harus detail. Apabila ditemukan tanda-tanda hasil screening maka lakukan pengecekan dokter, sediakan tempat karantina untuk menunggu hasil dokter. Data di posko harus dilengkapi dengan data orang yang sakit," kata Sigit.

    ANDITA RAHMA

    Baca: Kejar 1 Juta Vaksin per Hari, Kapolri: Polres Siapkan Minimal 2 Sentra Vaksinasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.