Tenaga Kesehatan Wisma Atlet yang Meninggal karena Covid Sempat Dirawat Sepekan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Liza Putri Noviana, meninggal karena tertular virus corona. Liza mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, pada Kamis, 24 Juni 2021 pukul 17.30 WIB. Foto: IDI

    Seorang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Liza Putri Noviana, meninggal karena tertular virus corona. Liza mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, pada Kamis, 24 Juni 2021 pukul 17.30 WIB. Foto: IDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Liza Putri Noviana, meninggal karena tertular virus corona. Liza mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, pada Kamis, 24 Juni 2021 pukul 17.30 WIB.

    "Benar," ujar Komandan Lapangan Rumah Sakit Wisma Atlet Letkol M. Arifin saat dihubungi Tempo, Kamis, 24 Juni.

    Liza sempat memperoleh perawatan intensif di ruang ICU RS Persahabatan selama sepekan. Ia terpapar virus corona saat merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Wisma Atlet.

    Jenazah Liza akan dibawa ke Rumah Sakit Wisma Atlet untuk penghormatan terakhir pada Kamis petang. Sejumlah tenaga medis yang bertugas di rumah sakti darurat itu menyalakan lilin sebagai bentuk belasungkawa.

    Pemerintah DKI Jakarta terus mencatat penambahan kasus Covid-19. Per Kamis, 24 Juni, terdapat penambahan kasus positif virus corona sebanyak 7.505 orang. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 25.575 spesimen.

    Dari jumlah itu, 20.460 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru. Hasil tes menunjukkan, 7.505 orang positif dan 12.955 negatif.

    "Kami di Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dan semakin taat protokol kesehatan, karena penularan Covid-19 yang kian cepat," kata dia.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | LANI DIANA

    Baca: Satu Orang Tenaga Kesehatan di RSDC Wisma Atlet Meninggal Akibat Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.