Ridwan Kamil Sebut Pemprov Jabar Tak Punya Duit Jika Terapkan PSBB Bersubsidi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi keterangan pers usai Rapat Komite Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (21/6/2020). (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi keterangan pers usai Rapat Komite Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah secara virtual dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (21/6/2020). (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

    TEMPO.CO, Cianjur - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, blak-blakan mengaku bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah tidak memiliki anggaran untuk menyubsidi warga yang terdampak pandemi Covid-19 jika kembali diterapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sesuai arahan pemerintah pusat.

    Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini menyebutkan, anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi sudah habis digunakan untuk memenuhi keperluan lain seperti masker dan alat pelindung diri (APD).

    "Kami sudah tidak punya banyak anggaran kalau harus melaksanakan PSBB dengan subsidi. Karena uang kita habis untuk keperluan beli masker dan APD," kata Emil saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur, Selasa 22 Juni 2021.

    Jika kebijakan PSBB diterapkan, lanjut Emil, diperlukan anggaran untuk mensubsidi warga yang terdampak dari penerapan kebijakan itu. Emil pun mengaku tidak mengetahui persis jumlah anggaran penanganan Covid-19 yang telah digelontorkan oleh pemerintah provinsi.

    ADVERTISEMENT

    "Saya gak hafal. Tidak semua gubernur hafal datanya. Hapunten (maaf)," ujarnya.

    Di lain sisi, Emil justru meminta awak media agar ikut mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan istilah lockdown. "Gak ada istilah lockdown, ada juga PSBB. Jadi media harus mengedukasi lagi, jangan terbawa-bawa," ujarnya.

    DEDEN ABDUL AZIZ

    Baca: Update Covid-19 Per 22 Juni: Kasus Tambah 13.668, Pasien Meninggal 335 Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.