Pemkot Tangerang Jadikan Ruang Kelas Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang guru mengikuti vaksinasi COVID-19 Sinovac di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, Selasa, 30 Maret 2021. Sebanyak 6.400 guru di Kota Tangerang mengikuti vaksinasi sebagai persiapan pembelajaran tatap muka yang direncanakan digelar pada Juli 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Fauzan

    Seorang guru mengikuti vaksinasi COVID-19 Sinovac di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Banten, Selasa, 30 Maret 2021. Sebanyak 6.400 guru di Kota Tangerang mengikuti vaksinasi sebagai persiapan pembelajaran tatap muka yang direncanakan digelar pada Juli 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menambah ruang perawatan bagi pasien positif COVID-19 dengan menggunakan ruang kelas sekolah dekat Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) Jurumudi Baru di Kecamatan Benda.

    "Saat ini kami mulai menyiapkan sarana prasarananya, mulai dari ruangannya, tempat tidur, sirkulasi udaranya dan yang lainnya agar bisa segera dioperasionalkan," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan pers kepada media di Tangerang, Ahad, 20 Juni 2021.

    Arief menerangkan pihaknya tengah mempersiapkan penambahan ruang isolasi untuk Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) Jurumudi Baru pada sekolah terdekat.

    Terkait penambahan ruang isolasi ini, Arief menjelaskan saat ini di Kota Tangerang terjadi lonjakan kasus. Penambahan ruang ini untuk menampung dan merawat pasien Covid-19 yang terkonfimasi positif.

    ADVERTISEMENT

    "Di RIT yang kami siapkan khusus pasien yang tidak bergejala dan bergejala tingkat ringan. Saat ini fasilitas kesehatan sudah mulai penuh, jadi kami upayakan agar masyarakat yang terpapar bisa kami rawat di sini," katanya

    Arief menuturkan ruang isolasi tambahan ini direncanakan dengan kapasitas sementara 150 tempat tidur, setiap kelasnya bisa menampung paling banyak delapan pasien.

    "Ruangannya yang kami siapkan 19 ruangan, mudah-mudahan bisa membantu pasien-pasien yang masih belum mendapatkan tempat isolasi," ujarnya

    Ia berharap, dengan kondisi masih di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat agar bisa lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk keselamatan diri, keluarga dan sesama.

    "Saya harap masyarakat jangan lalai terhadap protokol kesehatan. Jika tidak, maka keselamatan orang-orang terdekat kita yang akan terancam karena kelalaian kita terhadap protokol kesehatan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?