Kasus Covid-19 DIY Jauh Lampaui Nasional, Sultan HB X: Jangan Anggap Enteng

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) dan seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kanan) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    Presiden RI Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) dan seniman Yogyakarta Butet Kartaredjasa (kedua kanan) meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kasus aktif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beranjak cepat melampaui indeks rata-rata nasional. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat bersikap kooperatif untuk membantu pemerintah meminimalisir penyebaran kasus.

    “Pemerintah hanya bisa mengambil kebijakan. Kalau masyarakat menganggap enteng, pemerintah akan kesulitan menindaklanjuti penularan,” kata Sultan HB X di Yogyakarta Minggu 20 Juni 2021.

    Sultan meminta masyarakat menahan diri mengurangi mobilitas dan penuh kesadaran mematuhi protokol kesehatan.

    Angka kasus aktif di DIY tercatat sudah melaju menjadi 10,71 persen pada 20 Juni 2021 sedangkan indeks kasus aktif nasional sebesar 7,17 persen (selisih 3,54 persen). Padahal, pada 11 Juni 2021 lalu kasus aktif di DIY masih sebesar 6,59 persen (saat itu indeks nasional 5,61 persen, atau hanya selisih 0.98 persen). Sultan pun menyatakan kasus penularan di Yogya kini sudah fase puncak.

    ADVERTISEMENT

    Gugus Tugas Covid-19 menyatakan DIY kembali mencetak rekor baru lagi penambahan kasus hingga 665 kasus pada Ahad, 20 Juni 2021. Sebelumnya pada Sabtu kasus Covid-19 DIY bertambah 638 kasus.

    "Penambahan kasus positif di DIY kini sudah mengalami puncaknya dengan tambahan lebih dari 600 kasus dalam sehari. Angka ini merupakan angka tertinggi penambahan kasus selama pandemi Covid-19 terjadi di DIY," kata Sultan.

    Di samping itu, jumlah rukun tetangga (RT) yang berada di zonasi merah mencapai 19 RT dan yang berada di zonasi oranye mencapai 61 RT. Sultan pun meminta masyarakat untuk menjadi subjek yang turut meminimalisasi penyebaran Covid-19 DIY.

    "Penambahan kasus positif tersebut turut berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) baik isolasi maupun ICU di RS Rujukan Covid-19," kata Sultan.

    Jika BOR DIY yang pada Sabtu lalu masih tercatat 75 persen. Maka pada hari Minggu pagi ini sudah berubah di angkanya menjadi 65,4 persen.

    "Kenapa BOR nya turun? Karena dari kondisi jumlah bed, yang tadinya 941 sudah ditambah menjadi 1.234 atau sebanyak 30 persen," kata Sultan.

    Penambahan bed Covid-19 di Yogya ini disebar di RSUP dr. Sardjito, RS Hardjolukito dan 10 bed di Rumah Sakit Grhasia untuk penderita gangguan jiwa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.