Kejaksaan Agung Benarkan Ada Pengembalian Uang dari Tersangka Asabri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri, Letjen TNI (purn) Sonny Widjaja memberikan pernyataan terkait dugaan korupsi di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 16 Januari 2020. Kejaksaan Agung menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri termasuk Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja. TEMPO/Francisca

    Direktur Utama PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri, Letjen TNI (purn) Sonny Widjaja memberikan pernyataan terkait dugaan korupsi di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 16 Januari 2020. Kejaksaan Agung menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri termasuk Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja. TEMPO/Francisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Febrie Adriansyah membenarkan adanya pengembalian uang oleh Sonny Widjaja, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri.

    Uang tersebut dikembalikan oleh seorang saksi. "Ada ya," ujar Febrie saat dikonfirmasi Tempo pada Jumat, 18 Juni 2021. Namun ia tak membeberkan besaran nominal uang yang dikembalikan.

    Hingga kini, penyidik Kejaksaan Agung masih terus melacak aset milik sembilan tersangka guna mengembalikan kerugian negara. Sebagaimana diketahui, kasus Asabri ini mencatatkan kerugian sebesar Rp 22,78 triliun. Sedangkan nilai aset sitaan sementara baru mencapai Rp 14 triliun.

    Lebih lanjut, Kejaksaan Agung pun telah melelang sejumlah aset sitaan berupa kendaraan milik para tersangka. Total ada 16 mobil yang ditawarkan kepada masyarakat. "Sekarang hanya tersisa empat yang belum laku," ucap Febrie. Ia menyebut, empat mobil yang belum terjual adalah sitaan kendaraan mewah dengan nilai tinggi.

    ANDITA RAHMA

    Baca: Kejagung Sebut Nilai Aset Sitaan Kasus Asabri Capai Rp 14 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.