Setahun Terkungkung Pandemi, Jokowi: Semangat Belajar Anak-anak Jangan Lunglai

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima penghargaan Maha Dwija Praja Utama saat membuka Kongres XXII PGRI di Britama Arena, Jakarta, 5 Juli 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima penghargaan Maha Dwija Praja Utama saat membuka Kongres XXII PGRI di Britama Arena, Jakarta, 5 Juli 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei. Jokowi berharap semangat para pelajar tidak pernah padam di tengah pandemi Covid-19 ini.

    "Setahun lebih dunia terkungkung pandemi, tapi semangat belajar anak-anak kita jangan pernah lunglai," tuturnya lewat akun Instagram @jokowi, Ahad, 2 Mei 2021.

    Jokowi berharap pandemi ini segera berakhir sehingga seluruh pelajar bisa kembali belajar tatap muka dengan tenang. "Semoga masa-masa sulit ini segera usai, dan kita semua bertatap muka lagi," ujarnya.

    Tahun ini merupakan kedua kalinya peringatan Hari Pendidikan Nasional dirayakan di tengah suasana pandemi Covid-19.

    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menyebut masa-masa ini tidak mudah bagi para pendidik, pelajar, orang tua, serta seluruh masyarakat yang menjalani aktivitas di tengah wabah yang masih melanda dunia.

    "Pada hari Iahir Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara, sekaligus hari penting bagi pendidikan nasional ini, marilah kita kesampingkan sejenak segala kesulitan. Hari ini kita bangkitkan semangat untuk menyongsong lembaran baru pendidikan Indonesia," ujar Nadiem dalam peringatan Hardiknas 2021.

    Nadiem Makarim mengajak seluruh masyarakat kembali menjiwai pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa esensi mendasar pendidikan harus memerdekakan kehidupan manusia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.