Kejaksaan Agung Dalami Kemungkinan Persinggungan Aset Asabri dan Taspen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers kasus dugaan korupsi PT Asabri oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Djoko Purwanto, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak pada Rabu, 30 Desember 2020. Tempo/Andita Rahma

    Konferensi pers kasus dugaan korupsi PT Asabri oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Djoko Purwanto, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak pada Rabu, 30 Desember 2020. Tempo/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung mendalami kemungkinan persinggungan aset PT Asabri dengan PT Taspen seperti yang dilaporkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). "Laporan itu sedang kami perdalam, sedang kami telaah," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Selasa 20 April 2021.

    Menurut dia, setelah mendalami, mereka akan mengkaji apakah cukup bukti untuk dilakukan penyelidikan dugaan persinggungan itu. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung juga akan melibatkan bidang intelijen untuk menelusuri data yang dimaksud.

    "Kami telaah apakah nanti cukup untuk bisa kita lakukan penyelidikan dan itu sedang kita bahas dan nanti bisa juga ke bidang intelijen, biasanya di intelijen datanya ada," kata dia.

    Saat ditanya apakah betul aset PT Asabri dan PT Taspen saling bersinggungan, dia mengatakan, mereka belum menemukan indikasi itu. "Belum sampai situ, baru kami terima (laporan), baru kami telaah," ujar dia.

    Sebelumnya, MAKI mendatangi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung untuk melaporkan dugaan tindak pidana di PT Taspen yang para pelakunya merupakan tersangka yang ada di kasus Asabri.

    Baca: Kasus Asabri, Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Senilai Rp 45 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.