Jokowi Minta Pembangunan Kota Perhatikan Masyarakat dan Lingkungan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga meninjau proyek renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, 2 Juni 2020. Menurut presiden, rencananya Masjid Istiqlal akan dibuka pada Bulan Juli 2020 setelah rampung direnovasi.  Warta Kota/Pool-Alex Suban

    Presiden Joko Widodo didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga meninjau proyek renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, 2 Juni 2020. Menurut presiden, rencananya Masjid Istiqlal akan dibuka pada Bulan Juli 2020 setelah rampung direnovasi. Warta Kota/Pool-Alex Suban

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan para ahli perencanaan agar memperhatikan seluruh aspek kehidupan masyarakat dalam merancang pembangunan wilayah dan kota.

    "Jangan sampai perencanaan hanya silau dengan perkembangan teknologi yang tidak diintegrasikan dengan kebutuhan dasar masyarakat," ujar Jokowi
    dalam sambutannya di acara HUT Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAPI) ke-50, Sabtu, 17 April 2021.

    Konsep smart city atau smart home yang belakangan ramai digandrungi masyarakat, lanjut Jokowi, tidak boleh sekadar fokus pada digitalisasi fasilitas atau layanan publik. Namun, juga harus mengembangkan lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar.

    Jokowi mengingatkan, tujuan perencanaan pembangunan bukan sekadar build building atau membangun bangunan. Melainkan, harus build environment atau membangun lingkungan hidup masyarakat.

    Perencanaan pembangunan mesti memperhatikan aspek kesehatan, sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. "Jangan sampai perencanaan justru membuat masyarakat terasing di kampungnya sendiri, jangan sampai perencanaan memicu kemacetan lalu lintas, membuat biaya hidup semakin mahal dan semakin tidak sehat," ujar Jokowi.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menekankan perencanaan harus mengarah pada pembangunan kota yang inklusif dan terbuka terhadap semua warganya. "Merancang jalan yang aman bagi pejalan kaki, sepeda dan kendaraan bermotor. Merancang kompleks pertokoan yang tidak ekslusif untuk kelas atas saja tapi harus mix dengan masyarakat kelas bawah," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H