Viktor Laiskodat Akan Tutup Kamp Pengungsi di NTT Diganti Mengontrak Rumah Warga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Viktor Laiskodat (kanan) dan Josef Nae Soi (kiri) setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Viktor Laiskodat (kanan) dan Josef Nae Soi (kiri) setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat berharap para pengungsi korban bencana badai siklon tropis seroja tidak menempati kamp pengungsian guna menghindari terjadinya penularan COVID-19.

    "Sebaiknya warga tidak dikumpulkan terpusat di kamp pengungsian karena bisa berpotensi adanya penularan COVID-19," kata Viktor di Kupang, Selasa 13 April 2021.

    Ia mengatakan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang masih terjadi di provinsi berbasis kepulauan ini maka warga yang terdampak bencana alam badai siklon tropis Seroja ini tidak dikumpulkan terpusat dalam kamp pengungsian namun disebarkan ke rumah-rumah penduduk yang tidak terdampak bencana.

    "Korban bencana ini sebaiknya disebar ke rumah-rumah warga yang bersedia menampung para korban yang tertimpa bencana," kata Viktor.

    Menurutnya, BNPB akan menyiapkan anggaran sewa rumah bagi para korban terdampak bencana alam badai seroja sebesar Rp500 ribu/bulan untuk biaya kontrakan. Biaya kontrakan rumah itu diberikan sambil menunggu proses relokasi dilakukan pemerintah.

    Viktor mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Kupang yang melakukan upaya antisipasi secara dini terhadap penyebaran COVID-19 dengan melakukan rapid antigen terhadap para pengungsi di kamp-kamp pengungsian.

    Baca: Viktor Laiskodat Menilai Status Bencana Nasional di NTT Tidak Diperlukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H