Sudah 3 Kali Puasa di Penjara, Jumhur Hidayat: Ya Jalani Aja

Reporter

Tersangka Petinggi Komite Eksekutif KAMI Jumhur Hidayat tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020. Jumhur mengunggah konten yang diduga bernada kebencian dan berita bohong bernuansa SARA di media sosial yang mengakibatkan terjadinya anarkisme dan vandalisme dalam unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, JakartaJumhur Hidayat menjalani puasa Ramadan tidak bersama keluarga karena saat ini yang bersangkutan masih mendekam di rumah tahanan Bareskrim Jakarta, untuk kasus penyebaran berita bohong.

Walaupun demikian, Jumhur, petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sekaligus mantan Kepala BNP2TKI, mengaku tidak merasa asing dengan situasi tersebut. Ibadah puasa dari dalam bui pernah dia alami saat menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) sekitar akhir 1980-an sampai awal 1990-an.

"Sebenarnya, saya pernah juga puasa di penjara. Pada waktu itu saya belum kawin. Saya dipenjara pada tahun 1989, 1990, dan 1991. Saya tiga kali lebaran di penjara waktu berstatus mahasiswa di ITB. Akan tetapi, kalau sekarang sudah punya anak dan istri, baru sekali, nih," kata Jumhur saat ditemui di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Senin 12 April 2021.

Saat Jumhur berstatus sebagai mahasiswa Teknik Fisika ITB, dia ditangkap oleh polisi dan dipenjara pada bulan Agustus 1989 karena menggelar aksi depan kampus menentang kedatangan Menteri Dalam Negeri Rudini pada era Orde Baru.

Saat itu, Jumhur ditangkap bersama mahasiswa sekaligus aktivis lainnya, yaitu Mochammad Fadjroel Rachman, Bambang Sugiyanto Lasijanto, Supriyanto, Amarsyah, dan Arnold Purba.

Oleh karena itu, dia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk menjalani ibadah puasa pada bulan Ramadan mulai hari ini. "Puasa, ya, diikuti saja, tinggal tunggu akhir sidang seperti apa hasilnya," kata Jumhur.

Meskipun terpisah dari keluarga, komunikasi dengan anak-anak dan istrinya masih cukup lancar. Meski demikian, tidak semua anaknya Jumhur mengetahui dan memahami situasi dirinya saat ini.

Jumhur memilih tidak banyak menjelaskan situasinya kepada beberapa anaknya yang masih berusia dini. "Anak saya yang nomor satu, dia sudah gede, umur 13 tahun. Dia tahu saya ditahan," kata Jumhur.

Sementara itu, tiga anaknya yang lain, masing-masing berusia 10 tahun, 6 tahun, dan 4 tahun, tidak mengetahui ayahnya saat ini mendekam di rutan Bareskrim Polri. Menurut dia, informasi itu tidak perlu menceritakan kepada anak-anaknya, agar mereka tidak terlalu memikirkan kondisi ayahnya.

Jumhur Hidayat, yang ditangkap sejak tahun lalu, telah didakwa oleh jaksa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong yang menimbulkan kericuhan. Jumhur, kata jaksa, menyebarkan kabar bohong itu lewat akun Twitter pribadinya.

Baca: Penggunaan Alat Intelijen Israel Dianggap Tak Diperlukan di Kasus Jumhur Hidayat






Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

1 hari lalu

Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

Keduanya tidak diperkenankan mendapat pembelaan hukum oleh pemerintahan Iran.


Tak Beri Makan Kucing hingga Mati, Pria Singapura Didenda Rp 146 Juta

2 hari lalu

Tak Beri Makan Kucing hingga Mati, Pria Singapura Didenda Rp 146 Juta

Seorang pria di Singapura dihukum karena menelantarkan kucing peliharaannya hingga mati.


Perampok Berulah Siang Hari di Indomaret, Bawa Golok Tapi Babak Belur Dikeroyok Massa

2 hari lalu

Perampok Berulah Siang Hari di Indomaret, Bawa Golok Tapi Babak Belur Dikeroyok Massa

Perampok berulah di minimarket Jalan Raya Puspitek.


Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

3 hari lalu

Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria, inisial SAM (23) karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mantan kekasihnya.


Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

4 hari lalu

Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

Kapolres Bekasi meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada dengan maraknya isu penculikan anak.


Zulhas Akui Minyakita Langka: Sekarang Berebut, Stoknya Jadi Sedikit

5 hari lalu

Zulhas Akui Minyakita Langka: Sekarang Berebut, Stoknya Jadi Sedikit

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan konsumen berebut Minyakita karena mendekati bulan puasa.


Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

6 hari lalu

Pria Thailand Dipenjara 28 Tahun karena Dianggap Menghina Raja

Pengadilan menjatuhkan hukuman 28 tahun penjara terhadap seorang pria yang dinilai menghina Raja Thailand.


Mengapa Umat Islam Rindu Bulan Ramadan? Begini Dalilnya

8 hari lalu

Mengapa Umat Islam Rindu Bulan Ramadan? Begini Dalilnya

Penjelasan mengenai alasan kenapa orang rindu bulan Ramadan berdasarkan ayat suci Alquran dan hadis.


Keyla Korban KDRT, Eks Istri Raden Indrajana, Tegaskan Tak Takut Dilaporkan Balik ke Polda Metro Jaya

8 hari lalu

Keyla Korban KDRT, Eks Istri Raden Indrajana, Tegaskan Tak Takut Dilaporkan Balik ke Polda Metro Jaya

Keyla, korban KDRT, menyatakan tidak takut dilaporkan balik ke Polda Metro Jaya, dianggap hanya alibi.


Jadi Mata-mata untuk Rusia, Kakak Beradik di Swedia Dihukum Penjara

13 hari lalu

Jadi Mata-mata untuk Rusia, Kakak Beradik di Swedia Dihukum Penjara

Kakak beradik keturunan Iran dinyatakan bersalah oleh pengadilan Swedia karena telah menjadi mata-mata untuk badan intelijen Rusia