Tentukan Awal Ramadan, BMKG Gelar Rukyat Hilal di 29 Titik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas meneropong posisi hilal saat kegiatan rukyat hilal di IAIN Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 21 Juli 2020. Rukyat hilal untuk menentukan awal Zulhijah 1441 H itu diikuti santri Pesantren Bata-Bata, Badan Hisab Rukyat (BHR) dan Civitas Akademik Universitas Islam Madura (UIM). ANTARA/Saiful Bahri

    Petugas meneropong posisi hilal saat kegiatan rukyat hilal di IAIN Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 21 Juli 2020. Rukyat hilal untuk menentukan awal Zulhijah 1441 H itu diikuti santri Pesantren Bata-Bata, Badan Hisab Rukyat (BHR) dan Civitas Akademik Universitas Islam Madura (UIM). ANTARA/Saiful Bahri

    TEMPO.CO, Jakarta - BMKG akan melaksanakan Rukyat Hilal pada 12 April 2021 memasuki Ramadan 1442 Hijriah. Rukyat hilal digelar di 29 lokasi di Indonesia. Daerah tersebut ialah Banda Aceh, Tapanuli Tengah (Sorkam dan Barus), Padang, Bengkulu, Serang (dua lokasi), Jakarta, Garut, Kebumen, Bantul, Kulon Progo.

    Lalu di Malang, Bali (dua lokasi), Mataram, Waingapu, Kupang, Alor, Balikpapan, Makasar, Gorontalo, Donggala, Manado, Kolaka, Ternate, Ambon, Sorong dan Merauke.

    Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono mengatakan tim BMKG Pusat akan mengamati di POB Kebumen. Sedangkan di Jakarta, pengamatan BMKG digelar di Ancol.

    Rahmat Triyono menuturkan masyarakat luas dapat ikut melihat hilal penentu awal Ramadan 1442 Hijriah pada Senin, 12 April 2021 pada sore hingga petang, secara daring (live streaming) dengan mengakses laman BMKG http://www.bmkg.go.id/hilal

    Ia menambahkan untuk mengawali Ramadan 1442 H, sebaiknya menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang akan diumumkan pada tanggal 12 April 2021 malam.

    Baca juga: BMKG Sebut Konjungsi Awal Ramadan Terjadi Senin 12 April


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.