Penyerangan Mabes Polri, Kapolri Sigit Sebut Terduga Teroris ZA Berusia 25 Tahun

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan saat meninjau pelaksanaan penyelenggaraan Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis, 25 Maret 2021. | Tim Media Kemenpora

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pernyataan saat meninjau pelaksanaan penyelenggaraan Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Kamis, 25 Maret 2021. | Tim Media Kemenpora

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan pelaku atau terduga teroris penyerangan Mabes Polri merupakan seorang perempuan berusia 25 tahun. "Dari olah TKP ada identitas bernama ZA," kata Kapolri dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021.

    Menurut Kapolri Sigit, polisi harus menembak karena pelaku telah menyerang polisi yang berada di pos jaga Mabes Polri. "Ada penembakan sebanyak 6 kali (dari pelaku)," ucapnya.

    Dari hasil pencarian yang dilakukan kepolisian, pelaku disebut mempunyai ideologi radikal ISIS. Hal itu dibuktikan dari temuan postingan di media sosial. "Pelaku merupakan mantan mahasiswa, tapi sudah DO (drop out)di semester V," tutur Kapolri

    Selain itu, lewat postingan di Instagram, pelaku juga menunjukkan mempunyai bendera ISIS. "Ada tulisan bagaimana soal perjuangan jihad," kata Kapolri Sigit. Lebih lanjut, hasil identifikasi di lokasi kejadian, pelaku berdomisili di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

    Baca juga: Polisi Lumpuhkan Satu Terduga Teroris yang Masuk ke Mabes Polri

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.