Kasus Asabri: Kejagung Kejar Aset Benny Tjokro

Reporter

Terdakwa Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Ia kembali diperiksa dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung menerjunkan 20 orang penyidik ke sejumlah daerah untuk mencari dan menyita aset milik tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan 20 orang penyidik dibagi menjadi tiga sampai empat tim. 

"Ada yang besok pagi ke daerah Kalimantan melakukan pengecekan kepemilikan asal usul mal matahari di daerah Pontianak terkait grup atau keluarga atau nominee Benny Tjokro," ujar Febrie di kantornya, Jakarta Selatan kepada Tempo pada Senin, 22 Maret 2021. 

Selain Pontianak, Febrie mengutus tim untuk ke Menpawah, Kalimantan Barat. Tim akan mengidentifikasi tanah seluas 1.000 hektare yang juga diduga dimiliki Benny Tjokrosaputro. Tanah tersebut diperuntukkan sebagai perumahan. 

"Ada juga Boyolali, Solo, Semarang. Kalau di daerah Jawa, mungkin ada tindakan penyitaan. Tetapi tim juga sedang melakukan pencarian aset," ucap Febrie. 

Dalam kasus ini, penyidik Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset milik beberapa tersangka. Mulai dari kendaraan, tanah dan bangunan, kapal, hingga tambang batu bara dan tambang nikel. 

Febrie mengatakan tim masih bekerja keras mengumpulkan dan menyita aset untuk menutupi kerugian negara yang ditaksir hingga Rp 23 triliun. 

"Makanya anak-anak (penyidik) masih kerja keras bagaimana caranya mengembalikan kerugian negara," kata Febrie. 

Dalam perkara korupsi Asabri ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Asabri Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam Damiri, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro.

Selain itu juga Kepala Divisi Investasi Asabri periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi, Direktur Investasi dan Keuangan periode 2013-2019 Hari Setiono dan dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Baca juga: Kejaksaan Agung Ungkap Kendala Cari Aset Tersangka Asabri di Luar Negeri 

ANDITA RAHMA






Alasan Bappebti Sebut Kripto Masih Prospektif Meski Transaksi Anjlok 56,35 Persen

2 jam lalu

Alasan Bappebti Sebut Kripto Masih Prospektif Meski Transaksi Anjlok 56,35 Persen

Nilai transaksi perdagangan kripto sepanjang Januari-Agustus 2022 tercatat turun 56,35 persen dibandingkan tahun lalu.


Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

4 jam lalu

Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan senilai Rp18,37 triliun pada semester I/2022.


Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

5 jam lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

17 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

1 hari lalu

Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan jaminan keamanan jaksa yang menutaskan berkas Ferdy Sambo


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

2 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

3 hari lalu

Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

Jaksa akan menggabungkan dua perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.


Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

4 hari lalu

Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

Kejaksaan Agung akan menerima pelimpahan tersangka pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi pada Senin, 3 Oktober 2022


Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

5 hari lalu

Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai Polri sudah menjalankan perintah Presiden Jokowi dalam penanganan kasus Ferdy Sambo.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J

5 hari lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ronny Talapessy menyatakan Bharada E siap menghadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J setelah berkasnya dinyatakan lengkap.