Kepada AHY, Haris Azhar Sebut Problem Demokrat Bukan Mayor Vs Jenderal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan jajarannya bertemu dengan Direktur Eksekutif Kantor Hukum Lokataru Haris Azhar dan akademisi Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat pada Jumat siang, 12 Maret 2021. Istimewa.

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan jajarannya bertemu dengan Direktur Eksekutif Kantor Hukum Lokataru Haris Azhar dan akademisi Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat pada Jumat siang, 12 Maret 2021. Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Kantor Hukum Lokataru, Haris Azhar, menyarankan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menunjukkan politik gaya baru kepada anak muda.

    "Bahwa ada yang mau melihat ini sebagai politik TNI silakan, tapi menurut saya sekarang di luar banyak anak muda bangsa ini. Ini soal new age, soal generasi baru dalam politik, dan Anda harus tunjukin itu," kata Haris pada Sabtu, 13 Maret 2021 menceritakan ulang pertemuannya dengan Agus.

    Haris bertemu Agus pada Jumat, 12 Maret 2021. Ia menyambangi kantor DPP Demokrat di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat bersama akademisi Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun.

    Dalam pertemuan itu, AHY menceritakan kondisi partai setelah ada gelaran Kongres Luar Biasa di Deli Serdang. 

    Kepada AHY, Haris mengatakan persoalan Demokrat bukan pertarungan antara mayor--pangkat AHY sebelum keluar dari militer--melawan jenderal, pangkat Moeldoko sebelum pensiun dari TNI. Menurut dia, Agus perlu merespons dengan menunjukkan bahwa persoalan ini tentang perbedaan generasi dalam politik.

    AHY, kata Haris, lantas mengatakan Demokrat akan bertempur habis-habisan dengan cara sebaik-baiknya. Dia pun berujar tak ada persoalan terkait itu. "Tapi tunjukin juga ini ada substansi demokrasi yang harus diselamatkan," kata Haris.

    Menurut Haris, diskusi itu berlangsung cair selama lebih dari satu jam. AHY, kata dia, mencatat setiap masukannya dan Ubedilah.

    Baca juga: AHY Sebut Siap Maafkan Moeldoko 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto