Tolak KLB Demokrat, DPC Bojonegoro: Kami Setia Pada Kepemimpinan AHY

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin, 1 Februari 2021. Dalam konferensi pers tersebut, AHY menyebutkan bahwa ada gerakan politik tertentu yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengambil alih kepengurusan partai secara inkonstitusional. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin, 1 Februari 2021. Dalam konferensi pers tersebut, AHY menyebutkan bahwa ada gerakan politik tertentu yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengambil alih kepengurusan partai secara inkonstitusional. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bojonegoro - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro Sukur Priyanto menyatakan tetap loyal pada kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    ”Saya secara pribadi dan atas nama ketua partai akan selalu setia pada kepemimpinan saudara AHY,” ujarnya di Bojonegoro, Jumat, 5 Maret 2021.

    Sukur juga menyatakan, menolak Kongres Luar Biasa KLB Demokrat yang rencananya digelar Deli Serdang, Sumatra Utara, hari ini, Jumat, Maret 2021.  

    Sukur juga meminta aparat yang berwenang untuk membubarkan KLB tersebut. "Saya mengajak dan meminta kepada Ketua DPC lain menolak rencana KLB  oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

    Koordinator Pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan, mengklaim total sebanyak 387 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 1.500 kader telah hadir di lokasi KLB Demokrat

    Kemudian, sebanyak sembilan nama masuk bursa calon ketua umum pengganti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bekas Panglima TNI Moeldoko disebut sebagai salah satu calon kuat."Hencky Luntungan, Yahya Sacawiria, Anton Rifai, Tri Yulianto, Darmizal, Moeldoko, Jhoni Allen Marbun, Marzuki Alie, Hasan Noor Hasani," tuturnya, Jumat, 5 Maret 2021.

    Baca juga: Soal KLB, Demokrat Kirim Surat ke Mahfud Sampai Kapolri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.