6 Hal Seputar KLB Demokrat yang Diklaim Akan Mengganti Ketua Umum

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Barisan Massa Demokrat Supandi R. Sugondo menggelar konferensi pers mendesak Ketua Umum Partai Demokrat  Agus Harimurti Yudhoyono untuk mundur dari jabatannya. Konferensi pers digelar di Restoran Dapur Sunda, Jakarta, 2 Maret 2021. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umum DPP Barisan Massa Demokrat Supandi R. Sugondo menggelar konferensi pers mendesak Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono untuk mundur dari jabatannya. Konferensi pers digelar di Restoran Dapur Sunda, Jakarta, 2 Maret 2021. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wacana kongres luar biasa atau KLB Demokrat semakin meruncing. Koordinator forum pendiri Partai Demokrat yang mendukung pelaksanaan KLB, Hencky Luntungan, mengatakan kongres akan diselenggarakan selama tiga hari atau 5-7 Maret 2021.

    Berikut enam hal yang Tempo rangkum dari wacana KLB Demokrat yang diklaim akan digelar Jumat ini. 

    Digelar di Sumatera Utara
    Ketua Badan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan tim Demokrat mendapat informasi ihwal adanya agenda di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Menurut dia, rencana kudeta partai oleh sebagian kader dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bukan desas-desus.

    Andi mengatakan tim Demokrat telah sampai di lokasi dan meminta informasi kepada resepsionis. Namun disebutkan bahwa tak ada kegiatan atas nama KLB Partai Demokrat.

    "Tetapi yang ada kegiatan GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) yang dilaksanakan selama tiga hari, Kamis, Jumat, dan Sabtu," kata Andi Arief lewat cuitan di akun Twitternya, Kamis, 4 Maret 2021

    AHY Temui Pendiri Demokrat
    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi para tokoh pendiri dan senior partai di tengah bergulirnya isu KLB. Ia menemui Ketua Umum Demokrat yang pertama Subur Budhisantoso dan pendiri lain. Mereka adalah Umar Said, Wayan Sugiana, Ifan Pioh, Vera Rumangkang, dan Steven Rumangkang pada Selasa, 2 Maret 2021.

    AHY, yang didampingi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, mengatakan pertemuan itu inisiatif pihaknya. Ia hendak merespons klaim sekelompok pendiri dan senior partai yang dianggapnya meniadakan peran SBY sebagai pendiri Demokrat.

    "Untuk merespons gaduhnya pemberitaan akibat oknum-oknum yang mengaku-ngaku sebagai pendiri partai dan seolah meniadakan peran Pak SBY sebagai pendiri dan penggagas @PDemokrat. Juga gerakan beberapa mantan kader dalam Gerakan Pengambilalihan Kekuasaan-Partai Demokrat," kata AHY lewat cuitannya, Rabu, 3 Maret 2021.

    Baca juga: Ridwan Kamil hingga Idham Azis Diklaim Masuk Bursa Caketum Demokrat Versi KLB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto