Kabareskrim Jelaskan Alasan Penetapan 6 Laskar FPI Jadi Tersangka

Reporter

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) menjalani upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik pejabat tinggi Polri yaitu Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, Kalemdiklat Polri, Asrena Kapolri dan Kadivkum Polri. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menjelaskan alasan kepolisian menetapkan 6 anggota laskar FPI yang tewas di kasus KM 50 menjadi tersangka. Dia mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum.

“Ya kan untuk pertanggungjawaban hukumnya harus ada, artinya bahwa terhadap perbuatan awal kejadian itu tetap kami proses,” kata Agus seusai kunjungan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021.

Meski demikian, Agus mengatakan akan menghentikan penyidikan kasus ini atau SP3. Kasus dihentikan dengan alasan para tersangka telah meninggal. “Nanti kami SP3, karena tersangka meninggal dunia,” kata dia.

Di sisi lain, Agus mengatakan telah memulai penyidikan untuk dugaan unlawfull killing yang dilakukan oleh anggota polisi terhadap 4 anggota laskar FPI. Menurut dia, polisi dan kejaksaan telah melakukan gelar pertama untuk kasus tersebut. Dia memastikan penanganan kasus ini akan diawasi oleh pihak kejaksaan. “Seluruh proses berjalan dengan pengawasan dari kejaksaan yang nanti akan melakukan penuntutan,” kata dia.

Baca: Polri Gunakan Pasal Pembunuhan dan Penganiayaan di Kasus Unlawful Killing FPI






Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

6 hari lalu

Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

Deolipa Yumara sebut tidak ada gugatan yang tidak mengada-ada.


Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

6 hari lalu

Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

Pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Berty Talpesy, menyatakan bakal hadir pada sidang lanjut gugatan perdata Deolipa Yumara.


Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

6 hari lalu

Deolipa Yumara Gugat Kapolri dan Bharada E Rp 15 Miliar, Sidang Lanjut Hari Ini

Sidang gugatan perdata Deolipa Yumara terhadap Bharada E serta pengacaranya dan Kabareskrim dilanjutkan hari ini.


Wakil Ketua KPK Sebut Tambang Emas, Lukas Enembe Kemudian Mengaku Punya Tambang Emas

7 hari lalu

Wakil Ketua KPK Sebut Tambang Emas, Lukas Enembe Kemudian Mengaku Punya Tambang Emas

Wakil Ketua KPK mengatakan kalau Lukas Enembe mampu buktikan uang miliaran rupiah miliknya, misalkan dari tambang emas, "Pasti akan kami hentikan".


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

11 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

11 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

11 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Wakil Ketua KPK Sebut Penyidikan Kasus Lukas Enembe Bisa Dihentikan Jika...., Kok Bisa?

11 hari lalu

Wakil Ketua KPK Sebut Penyidikan Kasus Lukas Enembe Bisa Dihentikan Jika...., Kok Bisa?

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebutkan penyidikan kasus Gubernur Papua Lukas Enembe dapat dihentikan atau SP3, jika....


Deolipa Yumara Ingatkan Bharada E dan Kabareskrim, Jangan Sepelekan Advokat

12 hari lalu

Deolipa Yumara Ingatkan Bharada E dan Kabareskrim, Jangan Sepelekan Advokat

Deolipa Yumara berharap Bharada E dan Kabareskrim Agus Andrianto hadir dalam persidangan gugatan di PN Jakarta Selatan pada pekan depan.


Deolipa Yumara Gugat Kabareskrim, Sidang Kembali Ditunda karena Agus Andrianto Absen

13 hari lalu

Deolipa Yumara Gugat Kabareskrim, Sidang Kembali Ditunda karena Agus Andrianto Absen

Sidang gugatan Deolipa Yumara terhadap Bharada E dan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto ditunda hingga pekan depan.