DPD Demokrat Papua Sampaikan Kesetiaan pada AHY

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Papua Lukas Enembe setelah menghadiri pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. Tempo/Friski Riana

    Gubernur Papua Lukas Enembe setelah menghadiri pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Lukas Enembe menegaskan sikapnya untuk tetap patuh dan setia terhadap kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal itu dituliskan dalam surat kesetiaan yang ditekennya pada 31 Januari 2021.

    “Setia dan tunduk patuh kepada Partai Demokrat dan Kepemimpinan Ketum Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua MTP Bapak Susilo Bambang Yudhoyono hasil Kongres V Partai Demokrat tanggal 15 Maret 2020,” demikian bunyi surat yang diteken dengan Materai 6000 itu.

    Lukas Enembe menegaskan, kepemimpinan AHY adalah yang sah sesuai SK No. M.HH-09.AH.11.01 tanggal 18 Mei 2020 tentang Pengesahan Perubahan AD/ART Partai Demokrat dan M.HH-15.AH.11.01 tanggal 27 Juli 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025.

    Lukas menyatakan akan melawan siapa pun yang berupaya melengserkan kepemimpinan AHY putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. "Bertekad untuk melawan seluruh upaya pengkhianatan dan makar serta gerakan inkonstitusional lainnya yang bertentangan dengan AD/ART dan kode etik Partai Demokrat,” tuturnya.

    DEWI NURITA

    Baca: 5 Alasan Penyebab Munculnya Gerakan KLB Menggulingkan AHY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.