Tenaga Kesehatan Dipastikan Bakal Dapat Dua Kali Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang calon penerima vaksin dicek kesiapannya sebelum mengikuti vaksinasi COVID-19,  di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat 22 Januari 2021. Sebanyak 2.630 tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran menjalani vaksinasi COVID-19 secara bertahap dan ditargetkan selesai pada dua hingga tiga pekan ke depan. ANTARA FOTO/Fauzan

    Seorang calon penerima vaksin dicek kesiapannya sebelum mengikuti vaksinasi COVID-19, di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat 22 Januari 2021. Sebanyak 2.630 tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran menjalani vaksinasi COVID-19 secara bertahap dan ditargetkan selesai pada dua hingga tiga pekan ke depan. ANTARA FOTO/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa 1,47 juta tenaga kesehatan yang ditargetkan mendapat vaksin Covid-19, akan mendapat dua kali injeksi vaksin. Mereka memastikan tak akan ada kekurangan dosis bagi para tenaga kesehatan.

    "Saat ini jumlahnya yang sudah kita validasi angkanya ada di 1,47 juta. Jadi dipastikan yang dapat dosis pertama itu pasti akan sekaligus mendapatkan kepastian untuk dosis kedua," kata Juru Bicara Program Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers daring, Sabtu, 23 Januari 2021.

    Nadia mengatakan bahwa sejauh ini, telah ada 172.901 orang yang mengakses untuk mendapat vaksinasi. Mereka berasal dari 13.525 fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di 92 kabupaten/kota, di 34 provinsi. masih ada 888.282 tenaga kesehatan yang sudah mulai diberikan undangan vaksinasi pada 21 Januari.

    Baca juga: Satu Pekan, 2.263 Tenaga Kesehatan Bogor Telah Mendapat Vaksinasi Covid-19

    Kementerian Kesehatan sendiri telah menargetkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan ini akan selesai pada Februari 2021 mendatang. Ia mengingatkan bahwa vaksin ini tak berarti membuat penerimanya kebal sepenuhnya.

    Namun dengan vaksin, kata dia, setidaknya penerima akan jauh lebih kebal dan tak terlalu terdampak Covid-19. "Resiko orang yang terinfeksi Covid-19, tanpa perlindungan vaksinasi akan menjadi 3 kali dibandingkan dengan orang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19," kata Nadia.

    Tenaga kesehatan masih menjadi prioritas utama pemerintah dalam tahap pertama program vaksinasi ini. Mereka menjadi pintu terakhir yang paling sering berkontak dengan para pasien Covid-19. Hingga saat ini, Kemenkes mencatat ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang meninggal akibat virus tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.