Pengungsi Gempa Mamuju Keluhkan Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengungsi berada di tenda Covid-19, Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin, 18 Januari 2021. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

    Pengungsi berada di tenda Covid-19, Stadion Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin, 18 Januari 2021. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengungsi korban gempa Mamuju Provinsi Sulawesi Barat kesulitan mendapatkan air bersih akibat instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat ikut rusak akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo.

    "Sudah seminggu ini warga kesulitan air bersih di pengungsian, karena air bersih PDAM yang ada di rumah penduduk sama sekali tidak mengalir," kata Ramadhan, salah satu pengungsi di Mamuju, Jumat 22 Januari 2021.

    Ia mengatakan, warga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya akibat tidak adanya air bersih untuk kebutuhan MCK dan memasak. PDAM Mamuju belum beroperasi normal karena instalasinya di So'do Kali Mamuju mengalami kerusakan, demikian juga sejumlah jaringan pipa PDAM Mamuju di Desa Pattidi yang rusak parah.

    Baca: Gempa di Sulawesi Utara, 2 Kecamatan Alami Kerusakan Infrastruktur

    PDAM Mamuju sedang berusaha memperbaiki instalasi rusak tersebut dibantu petugas PDAM Kabupaten Polman yang datang membantu.

    "Kami sudah berusaha memperbaiki jaringan PDAM Mamuju, dengan mendaki gunung, semoga berhasil agar masyarakat Mamuju kembali mendapatkan pelayanan air bersih," katanya.

    Ia meminta, masyarakat korban gempa Mamuju dapat bersabar karena kerusakan jaringan PDAM sementara diperbaiki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.