Kasus BPJS Ketenagakerjaan, Penyidik: Ada Indikasi Penyimpangan Investasi Saham

Reporter

Untuk tidak mengulangi lagi kelalaian atas Pasal 29 dan 36 PP No. 44 Tahun 2015, BPJS Watch mendesak Pemerintah untuk mengkaji manfaat JKK dan JKm di tahun 2020.

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Kejaksaan Agung telah menaikkan status kasus PT Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan ke penyidikan. Hal ini dengan adanya temuan dugaan adanya penyimpangan dalam investasi saham dan reksadana BPJS Ketenagakerjaan.

"Yang jelas menyangkut investasi saham dan reksadana, ada indikasi penyimpangan," ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 19 Januari 2021. 

Kendati demikian, Kejaksaan Agung belum dapat menyebutkan besar kisaran kerugian dalam kasus ini. Febrie mengatakan, penyidik masih berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

"Untuk melakukan perhitungan," ucap Febrie. 

Baca: Kejagung Menaikkan Status Penyelidikan Kasus BPJS Ketenagakerjaan ke Penyidikan

Hari ini, 19 Januari 2021, Kejaksaan Agung menaikkan status kasus dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan dari penyelidikan ke penyidikan. 

Sebanyak 20 orang pun dijadwalkan diperiksa pada dua hari ini, 19-20 Januari 2021. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan, puluhan orang itu terdiri dari pejabat dan karyawan BPJS. 

Selain itu, Leonard mengatakan penyidik telah menggeledah Kantor Pusat BPJS pada 18 Januari 2021. "Yang disita penyidik adalah data dan dokumen," kata dia. 

Kejaksaan Agung sebelumnya sudah membeberkan adanya penyelidikan atas investasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan. Penyelidikan dimulai dari adanya pengaduan masyarakat. Namun, tidak dirinci, sejak kapan penyelidikan tersebut didalami oleh penyidik di Gedung Bundar. 

ANDITA RAHMA






KSP: Pemerintah Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Optimal

6 menit lalu

KSP: Pemerintah Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Optimal

Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pada tahun politik untuk melindungi peluang atmosfer investasi tetap optimal.


Mengapa Uang Cepat Habis? Begini Kata Pakar Marketing

7 jam lalu

Mengapa Uang Cepat Habis? Begini Kata Pakar Marketing

Pakar marketing Tung Desem Waringin menjelaskan mengapa seringkali uang orang-orang gampang habis. Menurutnya, ini ada kaitan dengan cara kerja otak ketika menerima uang.


BPKH Diminta Investasi Lebih Agresif Tangani Polemik Dana Haji

14 jam lalu

BPKH Diminta Investasi Lebih Agresif Tangani Polemik Dana Haji

Dengan cepatnya perubahan biaya haji, BPIH perlu mencari cara agar investasi dana haji bisa lebih menguntungkan jemaah haji.


Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

1 hari lalu

Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

Kejaksaan Agung dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih menghitung kerugian kasus korupsi BTS di Kominfo.


Mengenal Gautam Adani, Orang Terkaya Asia yang Sahamnya Tiba-tiba Anjlok

1 hari lalu

Mengenal Gautam Adani, Orang Terkaya Asia yang Sahamnya Tiba-tiba Anjlok

Gautam Adani menjadi miliarder dan orang terkaya di Asia. Namanya menarik perhatian ketika nilai sahamnya terjun bebas.


BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

1 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sedang membuka lowongan kerja hingga 29 Januari 2023.


Cerita Lain dari Konsumen Meikarta: Berniat Investasi Malah Diadili

1 hari lalu

Cerita Lain dari Konsumen Meikarta: Berniat Investasi Malah Diadili

Salah satu konsumen Meikarta, Rosliani mengaku tertarik membeli hunian yang dikembangkan oleh anak usaha Lippo Cikarang itu karena termakan rayuan hunian strategis.


Pastikan Tahun Politik Berjalan Aman, Sri Mulyani Minta Investor Tak Khawatir

1 hari lalu

Pastikan Tahun Politik Berjalan Aman, Sri Mulyani Minta Investor Tak Khawatir

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjamin situasi tahun politik menjelang Pemilu 2024 akan berjalan aman.


Samuel Sekuritas: IHSG Menguat di Sesi I, Ditutup di Level 6.929,1

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menguat di Sesi I, Ditutup di Level 6.929,1

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 6.929,1 di sesi pertama perdagangan Jumat, 27 Januari 2023.


Samuel Sekuritas: IHSG Akan Bergerak di Rentang 6.890-6.910 Hari Ini

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Akan Bergerak di Rentang 6.890-6.910 Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi bergerak dalam pola konsolidasi antara 6.890-6.910 pada Jumat, 27 Januari 2023.