Kawal Vaksinasi Covid-19, Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Deteksi Ancaman

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan taktis (rantis) Polda Kalbar mengawal truk bermuatan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 5 Januari 2021. Sebanyak 10 ribu vial vaksin Sinovac tahap pertama yang diterbangkan dari Jakarta dengan menggunakan maskapai Lion Air JT830 tiba di Pontianak, dan selanjutnya akan diberikan kepada penerima prioritas yaitu tenaga kesehatan di Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    Sejumlah kendaraan taktis (rantis) Polda Kalbar mengawal truk bermuatan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 5 Januari 2021. Sebanyak 10 ribu vial vaksin Sinovac tahap pertama yang diterbangkan dari Jakarta dengan menggunakan maskapai Lion Air JT830 tiba di Pontianak, dan selanjutnya akan diberikan kepada penerima prioritas yaitu tenaga kesehatan di Kalbar. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan seluruh jajarannya agar melakukan upaya deteksi dan antisipasi terhadap ancaman dalam program pengawalan vaksinasi Covid-19.

    "Deteksi dini dan antisipasi setiap ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan dari setiap upaya yang hendak menggagalkan program ini, seperti hoaks atau provokasi yang mendiskreditkan vaksin," ucap Burhanuddin melalui keterangan tertulis pada Kamis, 7 Januari 2021.

    Selain itu, Burhanuddin memerintahkan anak buahnya untuk mensosialisasikan vaksin Covid-19 dengan benar kepada masyarakat. Bahwa vaksin yang bakal diberikan telah teruji aman, tidak membahayakan, dan efektif.

    "Vaksin telah sesuai standar dengan regulasi internasional," kata Burhanuddin.

    ADVERTISEMENT

    Kementerian Kesehatan menargetkan program vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pekan kedua atau ketiga Januari 2021. Saat ini mereka masih menunggu hasil uji klinis yang digelar di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.

    Saat ini, pemerintah masih terus memvalidasi data sasaran penerima vaksin. Daerah-daerah penerima telah diminta untuk mengecek ulang data tenaga kesehatan mereka yang akan menerima vaksinasi. Tenaga kesehatan, adalah prioritas pertama program vaksinasi awal ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.