Stafsus Milenial Jokowi Ayu Kartika Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) memperkenalkan tujuh staf khusus yang baru dari kalangan milenial di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi (kiri) memperkenalkan tujuh staf khusus yang baru dari kalangan milenial di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Stafsus Milienial Presiden Jokowi, Ayu Kartika Dewi mengumumkan bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu disampaikan langsung Ayu lewat postingan instagram pribadinya @ayukartikadewi.

    "Saya positif COVID-19," kata Ayu dalam unggahannya, Kamis malam, 10 Desember 2020.

    Ayu mengaku tidak tahu pasti tertular dari siapa. Selama pandemi sejak Maret, kata Ayu, dia lebih banyak di rumah. Pekan lalu, ia sempat melakukan kunjungan kerja ke Sigi, Sulawesi Tengah. Begitu kembali dari Sigi, Ayu melakukan swab test dengan hasil negatif.

    Setelah itu, Ayu sempat bertemu dengan tiga orang kawannya dan makan bersama. "Karena sempat makan bareng, jadi mungkin tertular ketika melepas masker. Nah, teman-teman, jadikan ini pelajaran ya."

    "Cuma sekali saja ketemu dengan orang yang positif, kita bisa kena. Dan ketemuan makan adalah momen paling berbahaya karena pasti lepas masker," kata dia melanjutkan.

    Ayu mengabarkan bahwa dirinya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dan termasuk kategori pasien tanpa gejala atau OTG.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.