PDIP: Pancasila Jadi Spirit untuk Bangkit di Era Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Pancasila dengan semangat gotong royong menjadi inspirasi seluruh kerja kepartaian di tengah pandemi COVID-19 yang terjadi.

    "Ibu Megawati berpesan agar Pancasila terus dibumikan dalam seluruh aspek kehidupan. Justru di tengah pandemi COVID-19, kita tidak boleh terlena. Tantangan ideologi kita semakin berat tapi di situlah konsolidasi diperlukan," ucap Hasto mengutip pesan Megawati saat memberikan pengarahan pada rapat koordinasi bidang ideologi dan kaderisasi yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Minggu.

    Menurut dia, Indonesia saat ini menghadapi tantangan ideologi yang berat di tengah tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak ringan akibat pandemi COVID-19.

    Dalam menghadapi pandemi tersebut, kata Hasto, Pancasila dengan spirit gotong royong nampak sebagai inspirasi dalam seluruh kerja kepartaian untuk rakyat.

    "Anggota dan kader partai tidak boleh berpuas diri dengan kemenangan dua kali pemilu berturut-turut. Apalagi, di tengah tantangan ideologis dan juga tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak ringan akibat pandemi COVID-19," katanya.

    Hasto mengatakan PDIP mencermati realitas sosial dari aspek ideologi sehingga persoalan ideologi dan kaderisasi menjadi penting dan kantor partai menjadi pusat pergerakan menjawab sejumlah serangan klasik yang ditujukan kepada PDIP.

    "Serangan itu tak menyurutkan langkah perjuangan. Kemenangan dua kali pemilu hasil kerja keras, namun tidak bisa terlena dengan hasil survei saat ini yang masih menempatkan PDIP di peringkat teratas. Karena hasil survei bisa berubah. Yang paling tepat dilakukan adalah dengan memperkuat konsolidasi, turun ke bawah, dan lakukan hal yang konkrit di tengah masyarakat yang sedang sulit karena pandemi COVID-19," katanya.

    Ditambahkan Hasto, ideologi Pancasila sebagaimana diajarkan Bung Karno jadi "core" atau inti pergerakan partai sehingga Trilogi Bung Karno juga harus dipahami dan dimiliki.

    "Ajaran Bung Karno menjadi inspirasi. Ideologi tidak hanya sebagai dasar tapi ideologi jadi 'direction' menuju ke depan, ideologi adalah cita-cita dan bingkai berjuang tanpa kenal lelah, ideologi menjadi motivasi untuk menguasai iptek," beber Hasto.

    Narasumber lain dalam rapat itu, antara lain Ketua DPP PDIP bidang ideologi dan kaderisasi Djarot Saiful Hidajat, Ketua DPP PDIP bidang kesehatan, perempuan dan anak, Sri Rahayu, serta Kepala Badiklat Pusat PDIP Daryatmo Mardiyanto.

    Djarot mengatakan saat ini terjadi pertarungan ideologis sehingga bidang ideologi dan kaderisasi mempunyai tanggung jawab yang berat.

    "Kelangsungan partai sejauh mana mampu mendidik dan mengajarkan ideologi Pancasila sebagai landasan berpikir bertindak dan berprilaku. Kita tak membangun istana pasir di pantai. Kita tak kejar elektoral semata," tegas Djarot.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Sudah Periode Kedua Jokowi

    Tak ada perayaan besar untuk memperingati satu tahun pertama periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2020.