Soal Papua, Mahfud Md Janjikan Penanganan yang Komprehensif

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mahfud Md bersama delapan anggota Kompolnas lainnya usai menggelar rapat perdana, di Kantor Kemenko Polhukam hari ini, Rabu, 19 Agustus 2020. Foto: Istimewa

    Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mahfud Md bersama delapan anggota Kompolnas lainnya usai menggelar rapat perdana, di Kantor Kemenko Polhukam hari ini, Rabu, 19 Agustus 2020. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut pemerintah sudah bergerak lebih menyeluruh dalam menyelesaikan masalah di Papua.

    "Jadi saya ingin mengatakan istilah bahwa pemerintah menggunakan pendekatan keamanan itu lagu lama. Kita pendekatan bukan keamanan, keamanan itu biasa saja. Dilakukan sesuai dengan kebutuhan, kalau terjadi sesuatu itu ditindak. Itu yang kita lakukan," kata Mahfud dalam konferensi pers, Kamis, 10 September 2020.

    Mahfud mengatakan bahwa pemerintah lebih cenderung menggunakan pendekatan komprehensif. Pendekatan keamanan, kata dia, hanya dilakukan ketika ada kekacauan, kerusuhan yang diciptakan, atau pembunuhan.

    Dalam keseharian, Mahfud meyakinkan aparat tidak melakukan itu. "Keamanan itu berjalan. Pertahanan dan keamanan berjalan sebagaimana mestinya," kata Mahfud.

    Ke depannya, Mahfud mengatakan pemerintah akan melakukan modifikasi pendekatan melalui konsep penanganan Papua secara holistik komprehensif. Selama ini, ia menyebut masalah ada di lintas kementerian lembaga yang belum terkoordinasi.

    Ia mencontohkan dana yang dikeluarkan pemerintah untuk keperluan orang Papua. Besaran dana yang digelontorkan, kata Mahfud, 17 kali lebih besar dibandingkan rata-rata nasional per orangnya. Masalahnya, adalah masih adanya penyelewengan hingga korupsi yang membuat dana ini tak sepenuhnya mengalir langsung ke sana.

    "Oleh karena itu kita gunakan pendekatan sekarang yang lebih komprehensif, pendekatan kesejahteraan," kata Mahfud.

    Ia mengatakan sudah menyiapkan rancangan Instruksi Presiden yang akan segera dikeluarkan dalam waktu dekat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.